BI Turunkan Suku Bunga, Perbankan Diminta Ikut Menyesuaikan

Reporter

Editor

Rahma Tri

Ilustrasi ATM Bank BRI. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti bidang Ekonomi The Indonesian Institute, Muhamad Rifki Fadilah, menilai positif kebijakan
Bank Indonesia yang menurunkan kembali BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4,5 persen dari sebelumnya 4,75 persen. Pemangkasan suku bunga acuan ini dinilai cukup akomodatif, responsif serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan adanya risiko terhadap gejolak ekonomi dunia.

"Pemangkasan suku bunga acuan akan menurunkan suku bunga simpanan, yang kemudian menekan suku bunga kredit," kata Rifki melalui pernyataan tertulis, Jumat 20 Maret 2020.

Penurunan suku bunga ini juga akan menurunkan biaya modal perusahaan untuk melakukan investasi. Putaran berikutnya, juga meningkatkan aktivitas konsumsi dan investasi. "Gaung tujuan akhirnya akan berdampak kepada percepatan pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

Namun berdasarkan data Uang Beredar BI pada bulan Desember 2019, rata-rata tertimbang suku bunga kredit hanya turun 7 basis poin menjadi 10,50 persen dibandingkan 10,57 persen pada bulan sebelumnya. “Penurunan suku bunga kredit yang jauh lebih kecil daripada pemangkasan BI 7DRRR mengakibatkan terjadinya perbedaan fakta antara sektor moneter dan sektor riil,” kata Rifki.






Pemerintah Kantongi Rp 10,75 Triliun dari Lelang SUN Kemarin

6 jam lalu

Pemerintah Kantongi Rp 10,75 Triliun dari Lelang SUN Kemarin

Pemerintah kembali melaksanakan lelang SUN pada 27 September 2022 untuk tujuh seri, satu seri baru dan sisanya seri hasil pembukaan kembali.


Kompendium Bali Dorong Investasi Berkelanjutan, Bisa untuk Lawan yang Gugat RI di WTO?

6 jam lalu

Kompendium Bali Dorong Investasi Berkelanjutan, Bisa untuk Lawan yang Gugat RI di WTO?

Pertemuan tingkat menteri bidang perdagangan, investasi, dan industri di Bali pada 22-23 September 2022 menghasilkan kesepakatan baru yaitu Bali Compendium (Kompendium Bali), yang terdiri atas lima poin.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

8 jam lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.


Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

18 jam lalu

Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

Kaesang Pangarep, Youtuber Kevin Hendrawan dan PT Samuel Sekuritas meluncurkan aplikasi Saham Rakyat versi pro.


Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

20 jam lalu

Kanada Hapus Aturan Covid-19 untuk Pelancong

Pemerintah Kanada mengumumkan akan segera mencabut semua pembatasan perjalanan Covid-19.


Ancaman Resesi Global, RI Dianggap Bisa Ambil Peluang Tarik Investor

23 jam lalu

Ancaman Resesi Global, RI Dianggap Bisa Ambil Peluang Tarik Investor

Apindo meminta pemerintah menciptakan kebijakan fiskal dan makro prudential yang responsif untuk menanggulangi dampak resesi global.


Layanan BI Fast Tahap IV Gandeng 10 Mitra Bank, Apa Saja?

1 hari lalu

Layanan BI Fast Tahap IV Gandeng 10 Mitra Bank, Apa Saja?

Sepuluh mitra bank resmi menjadi peserta BI Fast tahap IV melalui Multi-tenancy Infrastruktur Sharing PT Rintis Sejahtera.


Ancaman Resesi Global 2023, Ekonom: Perekonomian Indonesia Masih Cukup Sehat

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Ekonom: Perekonomian Indonesia Masih Cukup Sehat

Kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia berpotensi menimbulkan resesi global.


Luhut Sebut Indonesia Harus Siap-siap Terkena Dampak 'Perfect Storm'

1 hari lalu

Luhut Sebut Indonesia Harus Siap-siap Terkena Dampak 'Perfect Storm'

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia saat ini telah menjadi salah satu negara dengan ekonomi yang kuat di dunia.


Ancaman Resesi Global 2023, Indef: Sektor Keuangan Terpuruk Pertama

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Indef: Sektor Keuangan Terpuruk Pertama

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid menjelaskan ancaman resesi global tahun depan akan berdampak terhadap sektor keuangan.