Susi Pudjiastuti Sarankan Warga Karantina di Rumah Makan Ikan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat acara diskusi

    Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat acara diskusi "Ngopi Bareng Presiden PKS" di DPP PKS, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Edhy Prabowo dan Susi memiliki pandangan berbeda di beberapa persoalan kelautan dan perikanan, seperti soal ekspor benih lobster hingga sikap terhadap masuknya kapal Cina di perairan Natuna. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali mengingatkan imbauan pemerintah untuk membatasi interaksi sosial atau social distancing dengan tidak beraktivitas di luar rumah. Hal itu guna mengurangi potensi pandemi virus corona Covid-19.

    Selama menjalani karantina mandiri di rumah, Susi mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan olahraga serta mengkonsumsi makanan yang bergizi. "Jangan lupa makan ikan," ujarnya pada video singkat yang diunggah di akun media sosial Instagram pribadinya, Kamis 19 Maret 2020.

    Dia juga mengimbau untuk menjauhi tempat-tempat keramaian agar terhindar dari potensi terinfeksi virus corona.

    Susi menjelaskan, betapa pentingnya disiplin dalam melalui masa 14 hari anjuran pemerintah, agar tak ada lagi orang yang terinfeksi virus corona.

    "Mari kita self quarantine mengisolasi diri kita dan keluarga untuk tidak terinfeksi atau menulari kepada yang lain bila kita sudah terkena," ucapnya.

    Susi kembali mengajak untuk disiplin dalam mengkarantina diri sendiri di rumah. Menurutnya hal tersebut akan efektif mengurangi penularan virus corona. "Semoga kita semua sehat sampai selesainya outbreak ini. Sekali lagi ingat ini adalah hal yang sangat serius, kita bisa menginfeksi orang lain atau kita terinfeksi orang lain," kata dia.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bersama pemerintah terus meminimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19. Ia pun meminta seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang dan tak panik. Jokowi juga meminta masyarakat tetap produktif.

    "Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah, Ini lah saatnya kerja bersama-sama saling tolong menolong dan gotong royong, kita ingin ini menjadi gerakan masyarakat agar masalah ini cepat selesai," kata Jokowi.

    EKO WAHYUDI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.