Kurs Jisdor, Rupiah Melemah Jadi Rp 16.273 per Dolar AS Hari Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pegawai bank menghitung uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar dan uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018. Nilai tukar rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, 20 Agustus 2018, bergerak melemah 20 poin ke level Rp 14.592 dibanding sebelumnya Rp 14.572 per dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    Pegawai bank menghitung uang dolar Amerika Serikat pecahan 100 dolar dan uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Senin, 20 Agustus 2018. Nilai tukar rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore, 20 Agustus 2018, bergerak melemah 20 poin ke level Rp 14.592 dibanding sebelumnya Rp 14.572 per dolar Amerika. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Dalam situs resmi Bank Indonesia, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR mencatat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh posisi Rp 16.273.

    Angka tersebut menunjukkan pelemahan 561 poin dari nilai kemarin yang sebesar Rp 15.712 per dolar AS. Sedangkan pada 19 Maret 2020, kurs jual US$ 1 terhadap rupiah, yaitu Rp 15.790 dan kurs beli Rp 15.633.

    Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim memperkirakan rupiah masih akan melemah. "Dalam perdagangan hari ini rupiah masih akan tertekan di level 15.800-16.150," kata Ibrahim dalam keterangan tertulis, Jumat, 20 Maret 2020.

    Dalam penutupan perdagangan kemarin, kata dia, rupiah ditutup di level 15.850 (15.27 wib) dari penutupan sebelumnya di 15.222.

    Ibrahim menilai jumlah korban virus corona yang terus bertambah membuat pelaku pasar menghindar dari aset-aset beresiko salah satunya mata uang rupiah.

    "Seandainya mata uang garuda menguat ini hanya sementara saja dan rupiah kembali menuju level 16.000," kata dia.

    Level 16.000, menurut Ibrahim, adalah level kunci di mana apabila terlewati maka rupiah akan terus melemah dan dalam kondisi saat ini wajar kalau rupiah bertengger di 16.500 pada April 2020.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.