Jokowi Janjikan Insentif Khusus UMKM untuk Redam Dampak Corona

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memeriksa beras saat inspeksi mendadak ke Gudang Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara, 18 Maret 2020. Foto: BPMI Setpres

    Presiden Joko Widodo memeriksa beras saat inspeksi mendadak ke Gudang Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara, 18 Maret 2020. Foto: BPMI Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjanjikan insentif khusus untuk para pelaku UMKM di Tanah Air sebagai upaya untuk meredam dampak wabah Virus Corona baru atau Covid-19 bagi sektor yang digeluti mayoritas pelaku usaha di Indonesia.

    “Menko Perekonomian dan kementerian terkait segera melakukan insentif ekonomi utama pelaku usaha, lebih khusus lagi pelaku UMKM yang terkena dampak penyebaran COVID-19,” kata Presiden dalam rapat terbatas dengan topik Laporan Gugus Tugas COVID-19 di Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.

    Meski ada kebijakan pengurangan infrastruktur, Presiden berharap pelaku UMKM dapat menemukan celah agar tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi akibat wabah Virus Corona.

    Salah satu jalan keluar yang paling mungkin, kata Kepala Negara, adalah dengan memaksimalkan pelayanan secara online.

    “Meski ada kebijakan pengurangan infrastruktur tapi pelaku UMKM bisa memaksimalkan pelayanan secara online,” katanya.

    Di sisi lain, Jokowi telah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pokok yang dibutuhkan masyarakat dalam posisi yang aman.

    “Kemarin saya cek di Bulog saya lihat stok kita lebih dari cukup, Maret ini banyak daerah sudah mulai panen raya, April juga masih ada panen raya,” katanya.

    Dengan begitu, Presiden Jokowi berharap penyerapan oleh Bulog dapat diatur mulai saat ini dengan lebih baik.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.