Sri Mulyani Negatif Virus Corona: Saya Tetap Karantina Diri

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Mulyani saat bekerja dari rumah atau work from home di tengah wabah virus corona. Foto ini diunggah di Instagram pada Selasa, 17 Maret 2020. Instagram.com/@smindrawati

    Sri Mulyani saat bekerja dari rumah atau work from home di tengah wabah virus corona. Foto ini diunggah di Instagram pada Selasa, 17 Maret 2020. Instagram.com/@smindrawati

    Tempo.Co, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan bahwa dirinya hingga saat ini belum terpapar Virus Corona alias COVID-19. Walau demikian, ia tetap melakukan karantina diri alias menggalakkan bekerja dari rumah untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.

    “Saya sih tes negatif, tapi saya tetap melakukan self quarantine karena saya pikir ini semuanya sekarang dalam posisi memberikan contoh bagaimana sih yang disebut work from home, social distancing, dan bagaimana kita tetap menjalankan tugas meskipun tidak dalam posisi secara fisik harus in person,” ujar dia dalam konferensi video, Rabu, 18 Maret 2020.

    Mengenai upaya pemerintah meredam penyebaran Virus Corona di Tanah Air, Sri Mulyani mengatakan saat ini telah terbentuk gugus tugas. Karena itu, ia akan terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Kesehatan dan kementerian maupun lembaga lain untuk membahas rencana penanganan penyakit tersebut.

    Ia pun memastikan pemerintah akan melakukan persiapan dalam memutuskan apakah suatu daerah akan diisolasi atau tidak. Termasuk, dukungan-dukungan yang diperlukan hingga ke tingkat desa apabila kebijakan tersebut diterapkan. Mengingat pemukiman di daerah perdesaan cukup padat sehingga social distancing cenderung sulit dilakukan.

    “Seluruh posibilitas akan terus dilihat dalam situasi ini, kita terus mendukung agar mereka jangan sampai mereka merasa karena kekurangan recources. Ini bukan masalah uang tapi apakah ada orangnya enggak yang mau melakukan isolasi seperti di Cina,” ujar Sri Mulyani. “Kalau memang ada isolasi bagaimana kita bisa menyampaikan kebutuhan mereka supaya mereka dapat tetap bisa mendapatkan kebutuhan mereka.” 

    Menurut Sri Mulyani, kebijakan pemerintah daerah pun akan sangat penting untuk meredam terjadinya penularan dan persebaran. Ia pun melihat bahwa kemungkinan sembuh dari penyakit tersebut cenderung lebih besar. Namun, hal yang penting adaalah memastikan bahwa penularan tidak terjadi. “karena kalau dia recover tapi menular kan menimbulkan masalah baru,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.