Startup Pahamify Dapat Pendanaan Rp 2 M dari Y Combinator

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri Pahamify Mohammad Ikhsan, Syarif Rousyan Fikri, dan Edria Albert di depan kantor Y Combinator. Foto/Tim Pahamify

    Pendiri Pahamify Mohammad Ikhsan, Syarif Rousyan Fikri, dan Edria Albert di depan kantor Y Combinator. Foto/Tim Pahamify

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri dan Chief Product Officer Pahamify, Mohammad Ikhsan mengatakan startup itu mendapatkan pendanaan accelerator startup, Y Combinator. Menurut dia, startup di bidang edukasi itu mendapatkan pendanaan sebesar US$ 150 ribu atau sekitar Rp 2 miliar

    "Kami akan pakai untuk melanjutkan pengembangan konten dan aplikasi Pahamify," kata Ikhsan saat dihubungi, Selasa, 17 Maret 2020.

    Dia mengatakan saat ini baru ada materi untuk SMA, dan ke depannya Pahamify akan pengembangan untuk materi SMP dan materi pembelajaran untuk guru.

    Adapun dia menuturkan, Y Combinator merupakan startup yang juga mendanai perusahaan-perusahaan besar, seperti Airbnb, Dropbox, Stripe, dan kalau di Indonesia, PayFazz.

    Perusahaan asal Amerika Serikat itu, kata dia, selain menggelontorkan pendanaan untuk memajukan startup, juga memberikan pembinaan bisnis kepada Pahamify selama tiga bulan di Mountain View & San Fransisco, California. "Di sana kami belajar dari founders-founders dan petinggi perusahaan teknologi besar di Sillicon Valley," kata dia.

    Adapun sejak awal pekan ini, Pahamify membuka program kelas belajar online. Hal itu merespons merebaknya virus corona Covid-19 di Indonesia yang berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.

    “Program ini dibuat untuk memastikan siswa/siswi tetap mendapatkan haknya untuk belajar dengan cara yang nyaman dan aman,” kata pendiri dan CEO dari Pahamify, Syarif Rousyan Fikri dalam keterangan tertulis.

    Dengan Kelas Online Bersama Pahamify itu, para siswa/siswi SMA dapat mengakses pembelajaran melalui fasilitas live streaming bersama Pahamify. Program ini akan dimulai 16 Maret 2020 pada pukul 14.00-16.00 WIB di aplikasi Pahamify. Semua dapat mengakses program ini secara gratis.

    Syarif mengatakan melalui Kelas Online Bersama Pahamify, para siswa/siswi SMA dapat belajar dengan materi ajar yang sudah disiapkan tutor berkualitas agar lebih mudah dipahami. Program itu akan berfokus pada materi pemahaman konsep untuk kelas X dan kelas XI, serta persiapan UNBK dan UTBK untuk kelas XII.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.