Jubir Penanganan Corona: Kondisi Budi Karya Stabil dan Membaik

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menhub Budi Karya Sumadi menjawab pertanyaan media mengenai pengecekan kesehatan penumpang di bandara terkait corona usai mengikuti Rapat di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Selasa, 3 Maret 2020. Sementara ini tugas Menhub digantikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan. Instagram/@Sekretaris.kabinet

    Menhub Budi Karya Sumadi menjawab pertanyaan media mengenai pengecekan kesehatan penumpang di bandara terkait corona usai mengikuti Rapat di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Selasa, 3 Maret 2020. Sementara ini tugas Menhub digantikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan. Instagram/@Sekretaris.kabinet

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes sekaligus juru bicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan kondisi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ini stabil. Budi Karya merupakan pasien kasus ke-76 penyakit saluran pernafasan karena virus Corona.

    "Kalau dari yang laporan rumah sakit ke saya kondisinya stabil, makin membaik, kata dokter yang merawat," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes sekaligus juru bicara penanganan COVID-19 Achmad Yurianto di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

    Sebelumnya, Budi Karya diumumkan sebagai kasus ke-76 Covid-19 di Indonesia pada Ahad pekan lalu, 14 Maret 2020. Ia tampak terakhir terlihat di lingkungan istana kepresidenan saat menghadiri rapat terbatas pada 11 Maret 2020.

    Dengan penetapan itu, Presiden Jokowi dan seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju menjalani tes COVID-19 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto secara bertahap mulai Senin kemarin.

    Lebih jauh Yurianto menjelaskan, seluruh menteri telah diperiksa dan hasil pemeriksaan sudah disampaikan ke yang bersangkutan. "Karena kan ini general check up, bukan pasien. Jadi hasilnya diberikan ke mereka semua dan sebagian besar bekerja sekarang, cuma bekerjanya pakai video conference," katanya.

    Yurianto menyebutkan, orang-orang lain yang juga sempat berinteraksi dengan Budi Karya telah melakukan isolasi mandiri (self-isolated) dan pemantauan mandiri (self-monitoring). Dengan begitu, orang-orang tersebut harus memperhatikan betul kondisi badannya, khususnya terkait gejala demam atau keluhan lain.

    "Dicatat saja kalau ada keluhan, nanti telepon ke puskemas atau rumah sakit. Kalau tidak ada gejala apa-apa, ya wis (sudah). Yang penting self-isolated yang benar, cukup istirahat, cukup makan minum," kata Yurianto.

    Pada Senin kemarin Indonesia tercatat memiliki 134 kasus positif Covid-19 dan lima orang meninggal dunia dan delapan sembuh. Mereka tersebar di Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Bali, Manado, Pontianak.

    Adapun hingga Selasa pagi ini terkonfirmasi di dunia 182.881 orang yang terinfeksi virus Corona dengan 7.174 kematian, 79.886 dinyatakan sembuh. Kasus di Cina mencapai 80.881 kasus, di Italia 27.980 kasus, di Iran 14.991 kasus, di Spanyol 9.942 kasus.

    Jumlah kematian tertinggi terjadi di Cina yaitu 3.226 kematian disusul Italia 2.158 kasus, dan Iran 853 orang. Saat ini sudah 115 negara yang mengonfirmasi kasus positif Virus Corona di negaranya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.