Pertamina Hanya Izinkan Pembelian Tabung Gas Baru 2 Jenis Elpiji

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas pengisian tabung Bright Gas di depot Plumpang, Jakarta, 3 November 2015. Bright Gas memiliki fitur katup ganda yang mencegah kebocoran pada kepala tabung. TEMPO/Tony Hartawan

    Aktivitas pengisian tabung Bright Gas di depot Plumpang, Jakarta, 3 November 2015. Bright Gas memiliki fitur katup ganda yang mencegah kebocoran pada kepala tabung. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pertamina (Persero) mengimbau masyarakat untuk membeli bahan bakar minyak atau BBM dan elpiji sesuai kebutuhan dan peruntukannya. "Stok BBM dan elpiji yang tersedia di Fuel Terminal mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 16 hari ke depan," kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, M. Roby Hervindo, dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Maret 2020.

    Untuk menghindari pembelian berlebih maupun aksi ambil untung pengecer, Pertamina menginstruksikan agar agen dan pangkalan elpiji tidak melayani pembelian tabung elpiji subsidi 3 kilogram baru. Konsumen hanya diperbolehkan menukar tabung elpiji 3 kilogram kosong dengan yang isi di pangkalan, maksimum dua tabung per konsumen.

    Pembelian tabung gas baru, kata Roby, diperbolehkan hanya untuk jenis Bright Gas dan elpiji 12 kilogram. Ia juga menekankan kepada pangkalan menjual sesuai HET, kepada konsumen yang berhak. "Bila masyarakat menemukan indikasi pelanggaran ketentuan oleh SPBU maupun pangkalan, laporkan melalui Call Centre Pertamina 135 atau email pcc@pertamina.com, kami menindaklanjuti semua laporan yang masuk," tutur Roby.

    Sejumlah ketentuan itu diberlakukan Pertamina di tengah kewaspadaan atas virus Corona atau Covid-19, operasional penyaluran elpiji dan BBM tetap berjalan normal. "Di Provinsi Riau hingga Februari 2020, Pertamina telah menyalurkan Premium sebesar 117,12 juta liter. Sedangkan untuk Biosolar, disalurkan sebanyak 127,02 juta liter," ujar Roby. 

    Selain itu, kata Roby, untuk penyaluran elpiji 3 kilogram, periode Januari hingga Februari 2020 disalurkan total 8,04 juta tabung melalui 91 agen dan 4.399 pangkalan di seluruh Riau. “Kami berharap masyarakat tetap tenang," katanya.

    Pertamina juga meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan pekerjanya menghadapi penyebaran virus Corona. Salah satunya dengan membentuk tim task force pencegahan infeksi Covid-19 di bawah pimpinan Direksi Pertamina. Tugas tim task force melakukan langkah pencegahan infeksi virus Corona dengan tetap mengutamakan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?