The Fed Pangkas Suku Bunga, Luhut Akui Dunia Cukup Mencekam

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri PPN/Kelapa Bappenas Suharso Monoarfa berbincang dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelum mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020. Para menteri tampak berbincang santai sembari menunggu rapat yang dipimpin Presiden Jokowi itu dimulai. TEMPO/Subekti

    Menteri PPN/Kelapa Bappenas Suharso Monoarfa berbincang dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelum mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020. Para menteri tampak berbincang santai sembari menunggu rapat yang dipimpin Presiden Jokowi itu dimulai. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan turut menyoroti kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve atau The Fed yang baru saja memangkas kembali suku bunga acuan sebesar 100 basis poin. Menurut dia, The Fed memangkas suku bunga acuan sampai ke 0,25 persen karena kondisi perekonomian global memang sedang terpukul oleh virus corona atau Covid-19.

    "Kemudian situasi dunia memang ya cukup mencekam, karena masalah ini belum pernah terjadi seperti ini," ujarnya saat siaran langsung resmi Kementerian Maritim dan Investasi, Senin 16 Maret 2020.

    Adapun sebelumnya, pada awal Maret lalu Bank Sentral AS itu  telah memotong suku bunganya sebesar 50 bps menjadi 1,25 persen. Secara year to date total suku bunga acuan The Fed telah berkurang 1,5 persen.

    Luhut mengaku mendapatkan laporan dari teman-temannya di Amerika Serikat terkait kondisi di sana yang mengalami ketegangan. Jika dibandingkan dengan situasi di Indonesia, maka Luhut menilai di dalam negeri bisa lebih tenang.

    "Kita lihat masih cukup tenang masyarakat kita dengan pidato Presiden (Joko Widodo) hari Minggu dan juga kemudian task force sudah jalan. Jadi saya pikir tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan," kata Luhut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.