Tolak Lockdown, Luhut Kaji Aturan Karantina Pendatang 2 Pekan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. Dok. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. Dok. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah tengah mengkaji aturan mengenai 14 hari karantina bagi para pendatang yang akan masuk ke Indonesia.

    Hal itu dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus Corona jenis baru (Covid-19) dari negara-negara yang terjangkit virus tersebut. "Kami sedang terpikir sekarang dari negara-negara yang kita duga banyak kemungkinan virus corona. Kami mau bikin 14 hari karantina juga untuk (sebelum) masuk ke Indonesia," kata Luhut dalam teleconference di Jakarta, Senin malam, 16 Maret 2020.

    Menurut Luhut, aturan tersebut telah diimplementasikan di sejumlah negara seperti Singapura dan Korea Selatan. Dengan mekanisme tersebut, maka opsi lockdown tidak perlu dilakukan. Terlebih, pemerintah sendiri tampaknya tidak akan memilih opsi lockdown. "Jadi kalau lockdown sama sekali belum kita pikirkan."

    Kebijakan karantina seperti itu telah diterapkan Pemerintah Singapura yang mulai Senin tengah malam atau 16 Maret 2020 per pukul 23.59 waktu setempat. Pemerintah Singapura mewajibkan pendatang untuk mengisolasi diri dalam ruangan selama 14 hari demi menekan penyebaran virus Corona. Aturan baru itu diterapkan otoritas Singapura karena banyak kasus Covid-19 ditemukan berasal dari penularan luar negeri (imported case).

    Sementara itu, Pemerintah Indonesia mulai 8 Maret lalu telah memberlakukan larangan masuk atau transit bagi pendatang yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan di sejumlah wilayah di tiga negara, yaitu Iran, Italia, dan Korea Selatan.

    Larangan masuk atau transit itu diberlakukan bagi pendatang atau travelers yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan di Tehran, Qom, dan Jilan di Iran; Lombardy, Veneto, Emilia-Romagna, Marche, dan Piedmont di Italia; serta Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do di Korea Selatan.

    Sebelumnya, per awal Februari lalu, Indonesia telah mengeluarkan larangan bagi semua pendatang yang tiba dari Cina daratan atau mereka sudah berada di Cina daratan selama 14 hari untuk masuk dan transit di Indonesia serta penghentian sementara fasilitas bebas visa dan visa on arrival bagi warga negara Cina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peranan Penting Orang Tua dalam Kegiatan Belajar dari Rumah

    Orang tua mempunyai peranan yang besar saat dilaksanakannya kegiatan belajar dari rumah.