BPS: Impor dari Cina Menurun Drastis di Februari 2020

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rilis Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2018 di Kantor Badan Pusat Statistik, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin 29 Juli 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    Rilis Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2018 di Kantor Badan Pusat Statistik, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin 29 Juli 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor nonmigas dari Cina mengalami penurunan drastis pada Februari 2020.

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti mengatakan impor nonmigas dari Cina pada Februari 2020 mencapai US$1,98 miliar, turun dari capaian Januari yang mencapai US$3,93 miliar. Sementara itu, capaian pada bulan lalu juga merosot tajam dari Februari 2019 yang mencapai US$3,93 miliar.

    “Penurunan impor terbesar dari Cina adalah mesin dan perlengkapan elektrik, mesin dan peralatan mekanik, plastik dan barang dari plastik,” ujarnya, dalam konferensi pers bulanan BPS, Senin 16 Maret 2020.

    Adapun, Cina menjadi negara penyumbang penurunan impor terbesar bagi Indonesia, baik secara tahunan maupun bulanan pada Februari 2020.

    Seperti diketahui, wabah virus corona telah membuat aktivitas produksi dan pengapalan barang dari daan menuju Negeri Panda terganggu sepanjang tahun ini.  

    Adapun, realisasi impor sepanjang Februari 2020 mengalami penurunan 5,11 persen secara tahunan menjadi US$11,6 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yang senilai US$12,23 miliar.

    Sementara itu, secara bulanan terjadi penurunan 18,69 persen dari posisi Januari 2020, yang sebesar US$14,27 miliar.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.