Wabah Corona, Pengunjung Mal Anjlok 50 Persen

Reporter

Editor

Rahma Tri

Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung pusat perbelanjaan Plaza Indonesia di Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Pemeriksaan suhu tubuh tersebut merupakan upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

TEMPO.CO, Jakarta - Seiring dengan meluasnya wabah corona di Indonesia, pengunjung pusat perbelanjaan atau mal langsung turun drastis. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan merosotnya pengunjung mal itu terjadi secara beragam di masing-masing pusat perbelanjaan, terutama di DKI Jakarta.

"Tingkat penurunannya bervariasi antara 20 persen hingga 50 persen," ujar Alphonzus kepada Bisnis, Ahad 15 Maret 2020.

Alphonzus menambahkan, penurunan tingkat kunjungan mal ini terjadi pada hari biasa maupun di akhir pekan. Dampak virus corona yang terus meningkat di Tanah Air membuat masyarakat membatasi ruang geraknya ke pusat keramaian seperti mal.

Melihat situasi ini, dia menuturkan, Senin 16 Maret 2020 besok, pengusaha mal yang tergabung dalam asosiasi akan menggelar rapat bersama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) dan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo). Mereka akan membahas titik temu dan menyepakati langkah-langkah yang akan ditempuh dalam menghadapi hantaman wabah corona ini.

Rapat itu juga akan membahas soal adanya kemungkinan opsi pengurangan harga sewa dan efisiensi biaya operasional di mal sebagai imbas sepinya tingkat kunjungan. Satu hal yang tak kalah penting adalah terkait pencegahan penyebaran virus corona agar tidak meluas karena mal adalah ruang publik dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap tercukupi. "Besok akan disepakati bersama, tapi yang jelas banyak faktor yang harus dipertimbangkan," kata Alphonzus.

BISNIS

 





Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

6 jam lalu

Twitter Hentikan Kebijakan Informasi COVID-19 yang Menyesatkan

Twitter secara diam-diam berhenti memberlakukan kebijakan informasi COVID-19 yang menyesatkan.


Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

9 jam lalu

Vaksin Booster Kedua Diakselerasi, DKI: Kasus Meninggal Covid-19 Akibat Komorbid Berat

Vaksin booster kedua untuk menekan penularan COVID-19 khususnya bagi masyarakat pemilik penyakit penyerta.


Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

12 jam lalu

Piala Dunia Qatar, Suporter Negara Lain Diminta Waspada Flu Unta

MERS adalah satu dari delapan risiko infeksi potensial yang secara teoritis dapat muncul selama Piala Dunia Qatar 2022.


Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

13 jam lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

14 jam lalu

Daftar 14 Lokasi Layanan Samsat Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Polda Metro Jaya menyiapkan Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di 14 titik Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.


Banjir Beras di Atas Kertas

1 hari lalu

Banjir Beras di Atas Kertas

Polemik data beras kian meruncing.


Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

1 hari lalu

Kepulauan Cook Buka Pintu untuk Lebih Banyak TKI

Kepala delegasi Kepulauan Cook mengapresiasi etos kerja tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara Pasifik itu


Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

1 hari lalu

Warga Beijing Borong Obat Flu dan Demam Menjelang Pelonggaran Kebijakan Covid

China berencana melonggarkan kebijakan Covid. Sebelum diterapkan warga Beijing antre demi obat flu dan demam.


Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

2 hari lalu

Cina Diproyeksi Akan Umumkan 10 Poin Aturan Covid-19 yang Dilonggarkan

Dua sumber menyebut pada Reuters kalau Cina kemungkinan akan mengumumkan 10 poin aturan pelonggaran Covid-19 yang baru.


Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

2 hari lalu

Pemerintah Kembali Perpanjang PPKM, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

Perpanjangan PPKM mulai berlaku 6 Desember 2022 sampai sampai dengan 9 Januari 2023.