Dampak Corona, Gubernur NTT Tutup Pintu Perbatasan Timor Leste

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wini, wilayah perbatasan NTT dan Timor Leste, 24 Januari 2018. (Tempo/Yohanes Seo)

    Wini, wilayah perbatasan NTT dan Timor Leste, 24 Januari 2018. (Tempo/Yohanes Seo)

    TEMPO.CO, Kupang -  Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Aiskodat mengatakan telah meminta Kepala Badan Pengelola Pebatasan Daerah (BPPD) untuk menutup pintu perbatasan.

    "Saya sudah perintahkan Kepala Badan Pengelola Perbatasan untuk siap-siap menutup pintu perbatasan," kata Viktor Laiskodat melalui siaran pers yang diterima Tempo, Minggu, 14 Maret 2020.

    Dia juga meminta masyarakat tetap tenang. Viktor berharap masyarakt tidak takut berlebihan menghadapi ancaman virus  Corona (Covid-19) yang telah ditetapkan World Health Organization (WHO) sebagai pandemi. 

    "Kita tidak boleh kehilangan harapan.Tidak boleh! Takut pasti, tidak ada yang tidak takut. Tapi kalau berlebihan dan panic attack, itu menyebabkan orang  tidak bisa berbuat apa-apa,” katanya.

     

    Menyangkut langkah teknis, Gubernur menegaskan ada tiga Rumah Sakit yang disiapkan Pemerintah Provinsi untuk mengantisipasi muncul penderita corona di NTT. Yakni Rumah Sakit W.Z. Johannis Kupang, Komodo di Labuan Bajo dan T.C. Hillers di Maumere.

    “Kalau ternyata suspectnya ada di NTT, kita akan berupaya secara profesional untuk menyembuhkannya,” kata dia.

    Kepala BNPP Provinsi NTT, Linus Lusi mengatakan untuk menindaklanjuti arahan Gubernur tersebut, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Luar Negeri.

    “Kita juga akan secepatnya berkoodinasi dengan kabupaten-kabupaten di perbatasan dengan Timor Leste, sehingga tidak terjadi bias informasi,” jelas Linus. 

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.