Virus Corona Sebabkan Bandara Ahmad Yani Rugi Hingga Rp 9 Miliar

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kiri) dani Menteri BUMN Rini Soemarno (keenam kanan) saat meninjau landasan pesawat Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani, usai meresmikan pengoperasian terminal baru tersebut, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 7 Juni 2018. ANTARA FOTO/R. Rekotomo

    Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kiri) dani Menteri BUMN Rini Soemarno (keenam kanan) saat meninjau landasan pesawat Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani, usai meresmikan pengoperasian terminal baru tersebut, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 7 Juni 2018. ANTARA FOTO/R. Rekotomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengelola Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, mengaku rugi hingga Rp 9 miliar akibat penurunan aktivitas kebandaraan selama tiga bulan terakhir.

    General Manager Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto, mengungkapkan penurunan aktivitas kebandaraan ini merupakan imbas dari penyebaran virus Corona (Covid-19).

    "Penumpang di tempat kita turun sebanyak 23 persen dari biasanya," kata Hardi di Semarang, Rabu, 11 Maret 2020.

    Sebagai perbandingan, lanjut Hardi, pada tahun lalu di periode yang sama, jumlah penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani mencapai 541.000. Sedangkan, dalam kurun dua bulan belakangan, jumlah penumpang hanya 449.000.

    Hardi melanjutkan, dengan wabah virus Corona yang masih sulit diprediksi kapan berakhirnya, pihak bandara memperkirakan hal ini akan mempengaruhi target penumpang di BIJAY yang dipatok 5 juta penumpang.

    "Sepertinya dengan kasus ini ada penurunan target. Karena kita tidak tahu sampai kapan ini akan berlansung," katanya.

    Sebelumnya, pada awal Februari lalu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sudah berkunjung ke Bandara Ahmad Yani. Saat itu, kunjungan Ganjar untuk mengecek posko pengecekan virus corona di pintu keluar penerbangan internasional.

    Di tempat itu, Ganjar memastikan bahwa semua penumpang yang turun ke Jawa Tengah dari penerbangan internasional telah dipastikan sehat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.