Wabah Corona, Penumpang Pesawat di Bali Turun 19,5 Persen

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 61 wisatawan asing atau wisman asal Provinsi Hubei, Cina, tengah bersiap kembali ke negaranya  setelah dijemput pesawat China Eastern di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu, 8 Februari 2020. Pesawat yang membawa wisman Cina ini akan terbang dari Denpasar pukul 14.00 WITA. Foto: Dok. Otoritas Bandara Wilayah IV NTT-Bali

    Sebanyak 61 wisatawan asing atau wisman asal Provinsi Hubei, Cina, tengah bersiap kembali ke negaranya setelah dijemput pesawat China Eastern di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada Sabtu, 8 Februari 2020. Pesawat yang membawa wisman Cina ini akan terbang dari Denpasar pukul 14.00 WITA. Foto: Dok. Otoritas Bandara Wilayah IV NTT-Bali

    TEMPO.CO, Jakarta - Wabah virus corona atau Covid-19 membuat jumlah penumpang di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali turun signifikan.

    General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai Bali Herry A.Y. Sikadopada mangatakan untuk rute domestik mengalami penurunan 3,5 persen atau 25.000 penumpang menjadi 724.898 penumpang dibandingkan Februari 2019.  

    Sementara pada rute Internasional penurunan cukup tinggi mencapai 19,5 persen dengan selisih penumpang 162.628 menjadi 833.855 dibandingakan Februari 2019.

    "Tajamnya penurunan jumlah penumpang, terutama di rute internasional, banyak dipengaruhi oleh situasi merebaknya virus corona di banyak negara di dunia," katanya, Selasa 10 Maret 2020. 

    Di sisi lain, Herry menegaskan bahwa saat ini Bali masih tetap baik-baik saja, dan masih tetap aman untuk dikunjungi oleh wisatawan, dengan terus berupaya untuk mencegah potensi penyebaran virus ini di bandar udara, karena bandar udara merupakan pintu gerbang keluar masuk para penumpang yang berasal dari berbagai penjuru dunia.

    "Pelayanan terbaik akan terus kami lakukan bersama komunitas bandara bagi seluruh pengguna jasa bandara tanpa terkecuali," tegasnya.

    Tercatat dari Januari hingga Februari 2020 Bandara ini telah melayani sebanyak 3,68 juta penumpang serta 25.000 pergerakan pesawat udara.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.