AP I dan Gudang Garam Teken MOU Pengelolaan Bandara Kediri

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menjelaskan progres pembangunan Bandara Kediri, Jawa Timur, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

    Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menjelaskan progres pembangunan Bandara Kediri, Jawa Timur, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I dan PT Gudang Garam Tbk menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) tentang pengelolaan Bandara Kediri, Jawa Timur.

    "Jadi apa yang kita lakukan saat ini adalah bagian dari perencanaan strategis atau strategic planning AP I," ujar Direktur Utama AP I Faik Fahmi di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2020.

    Faik mengatakan Angkasa Pura I saat ini sedang aktif meningkatkan kapasitas maupun kualitas 15 bandara yang dikelola di Indonesia. Persoalan yang dihadapi sebelumnya adalah lack of capacity. Dia berharap dalam tiga tahun ke depan AP I dapat mengatasinya dengan baik.

    Menurut Faik, hal ini membutuhkan investasi yang tidak sedikit. AP I juga membuka peluang untuk menggandeng mitra strategis.

    Selama ini AP I banyak mengembangkan dengan pendanaan internal dan berbagai kegiatan komersial. Tapi ke depannya dimungkinkan untuk menggandeng mitra strategis.

    "Salah satu perwujudan yang kita lakukan adalah bekerja sama dengan Gudang Garam. Kami dari Angkasa Pura I sangat antusias merealisasikan kerja sama pengembangan bandara Kediri melalui kerjasama dengan Gudang Garam yang saya kira akan sukses kalau kita kerjakan bersama-sama," kata Dirut AP I tersebut.

    Rencananya, menurut Faik Fahmi, groundbreaking Bandara Kediri akan dilakukan pada 15 April 2020.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Gudang Garam Istata Taswin Siddharta mengatakan pengoperasian Bandara Kediri akan memberikan sinergi yang baik bagi kedua belah pihak.

    "Tanpa mendahului persetujuan dari pemerintah dan rincian kerja sama dengan AP I, kami membayangkan suatu sistem multi airport antara Surabaya dan Kediri, di mana Kediri bisa menjadi bandara penyeimbang dan terminal embarkasi untuk Jawa Timur," ujarnya.

    Sebelumnya Kementerian Perhubungan memastikan rencana groundbreaking Bandar Udara Kediri, Jawa Timur, yang rencananya dibangun di Kabupaten Kediri, akan dilakukan pada Maret 2020.

    Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono mengatakan, pembangunan bandar udara seharusnya dimanfaatkan dengan baik. Terlebih lagi di Kabupaten Kediri rencananya akan dibangun dengan standar internasional. Masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat dari pembangunan bandara tersebut. Dia juga sudah komunikasi dengan petinggi dari PT Gudang Garam, Tbk.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.