IHSG Awal Pekan Anjlok 2,44 Persen Seiring Turunnya Harga Minyak

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik. (ANTARAFOTO)

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik. (ANTARAFOTO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan, 9 Maret 2020, anjlok seiring turunnya harga minyak.

    IHSG Senin pagi dibuka melemah 133,94 poin atau 2,44 persen ke posisi 5.364,6. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 34,25 poin atau 3,86 persen menjadi 852,78.

    "Kami perkirakan IHSG akan melanjutkan pelemahan seiring tajamnya pelemahan bursa global dan regional," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam riset yang dikutip Antara di Jakarta, Senin.

    Harga minyak turun signifikan lebih dari 20 persen dimana WTI dan Brent Oil masing-masing turun ke level US$ 32,4 per barel atau turun 21,5 persen dan US$ 35,31 per barel terkoreksi 22 persen, setelah Rusia menolak turut serta dalam pemotongan produksi yang diikuti dengan penurunan harga jual oleh Saudi Arabia.

    Kabar lainnya, Asian Development Bank (ADB) dalam laporan berjudul “The Economic Impact of The Covid-19 Outbreak on Developing Asia” memperkirakan wabah Covid-19 dapat menyebabkan kerugian ekonomi global sebesar US$ 347 miliar atau setara dengan Rp 4.944 triliun (Rp14.250 per dolar AS).

    Nilai tersebut lebih besar 8,6 kali dibandingkan dengan kerugian ekonomi yang disebabkan oleh wabah SARS pada 2013 yang mencapai 40 miliar dolar AS.

    Menurut perhitungan ADB, negara-negara di kawasan Asia mencatatkan kerugian dengan total sebesar 16 miliar dolar AS (skenario terbaik) sampai 42 miliar dolar AS (skenario terburuk).

    Hari ini juga terdapat rilis data ekonomi domestik, yaitu indeks keyakinan konsumen untuk periode Februari dan data ekonomi AS yaitu ekspektasi inflasi konsumen Februari.

    Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei melemah 1.176,5 poin atau 5,67 persen ke 19.573,3, Indeks Hang Seng melemah 1.086,5 poin atau 4,16 persen ke 25.060,2, dan Indeks Straits Times melemah 113,27 poin atau 3,83 persen ke 3.847,17.

    ANTARA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.