Bangun Jalan Nasional 2020, PUPR Alokasikan Anggaran Rp 4,98 T

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi I di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat, 28 Februari 2020. Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menargetkan pembangunan Jalan Tol Cisumdawu seksi 1 hingga 3  sepanjang 33 Km dapat digunakan untuk fungsional arus mudik dan balik pada Hari Raya Idul Fitri 2020 mendatang. ANTARA

    Foto udara proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi I di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat, 28 Februari 2020. Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menargetkan pembangunan Jalan Tol Cisumdawu seksi 1 hingga 3 sepanjang 33 Km dapat digunakan untuk fungsional arus mudik dan balik pada Hari Raya Idul Fitri 2020 mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran Rp 4,98 triliun untuk proyek pembangunan jalan nasional pada tahun 2020 ini. Anggaran itu disiapkan untuk proyek infrastruktur jalan sepanjang 369 kilometer.

    Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto secara rinci menjelaskan bahwa jalan nasional yang akan dibangun oleh Ditjen Bina Marga sepanjang 369,11 kilometer. "Ini guna melengkapi aksesibilitas jalan nasional dengan beberapa prioritas," katanya kepada Bisnis, Rabu 4 Maret 2020.

    Sugiyartanto menjelaskan, beberapa prioritas tersebut yaitu pembangunan jalan di kawasan perbatasan, pembangunan jalan Trans Papua, pembangunan jalan akses menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), serta pembangunan jalan akses menuju pelabuhan dan bandara.

    Selain itu, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga juga akan mengerjakan pembangunan jalan akses menuju kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus, penanganan jalan di pulau kecil terluar, dan penuntasan pembangunan jalan Pantai Selatan Jawa, serta pembangunan jalan lintas pulau dan missing link pendukung jalur logistik nasional. "Direktorat Jenderal Bina Marga memiliki PAGU sebesar Rp 42,95 triliun dengan target prioritas untuk Tahun Anggaran 2020 ini, yaitu infrastruktur jalan senilai Rp 26,96 triliun dan infrastruktur jembatan Rp 8,74 triliun, sisanya untuk [keperluan] rutin," Sugiyartanto menjelaskan. 

    Adapun total anggaran infrastruktur senilai Rp 26,96 triliun itu untuk proyek pembangunan jalan, pelebaran jalan, menambah lajur, pemeliharaan rutin jalan baru, peningkatan jalan baru, pelebaran jalan menuju standar, rehabilitasi atau rekonstruksi jalan, dan pemeliharaan rutin jalan. Selain itu, Bina Marga juga melakukan pemeliharaan rutin untuk infrastruktur jalan guna meningkatkan kemantapan jalan nasional.

    "Memang wilayah kerjanya dari Aceh sampai Papua, dilakukan pemeliharaan rutin. [Pemeliharaan juga] termasuk teman-teman yang mengelola tol dari BPJT, ada pembenahan bersama-sama juga," ungkap Sugiyartanto.

    Adapun untuk infrastruktur jembatan, alokasi dana yang disiapkan dari Anggaran TA 2020 senilai Rp 8,74 triliun. Di antaranya digunakan untuk pembangunan jembatan, penggantian jembatan, preservasi jembatan termasuk rehabilitasi berkala, pelebaran. Kemudian, preservasi rutin jembatan, pembangunan flyover atau underpass atau  terowongan, pembangunan jalan bebas hambatan, dan dukungan lainnya.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.