Ribuan Tiket Kereta Lebaran Daop 9 Jember Telah Terjual

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Calon penumpang bersiap memasuki KA Jayabaya jurusan Malang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, jumlah penumpang kereta api dalam dua hari pertama masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mengalami penurunan 6-10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu karena salah satunya dipengaruhi adanya Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang baru saja dibuka. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jember - Sebanyak lima persen atau 8.131 tiket kereta Lebaran di Daops 9 Jember telah terjual. PT KAI Jember menyediakan 144.813 tempat duduk untuk keberangkatan mulai H-10 lebaran atau 14 Mei 2020.

    PT KAI (Persero) telah mengumumkan penjualan tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H mulai H-90 lebaran di web KAI, aplikasi KAI Access, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya. Dengan pemberitahuan tersebut, maka, para calon pengguna jasa KA dapat merencanakan untuk membeli tiket KA pada momen lebaran tahun ini.

    Manajer Humas Daop 9 Jember, Mahendro Trang Bawono mengatakan bahwa berdasarkan data terupdate pertanggal 27 Februari 2020 pukul 09.00 WIB, ketersedian tempat duduk (TD) untuk KA Reguler di wilayah Daop 9 Jember tersedia 144.813 TD.

    Hal itu berarti bahwa TD yang telah terjual sebanyak 8.131 atau 5 persen dari total TD yang disediakan. PT KAI Daop 9 Jember pada Angleb 2020 akan mengoperasikan 8 KA Reguler serta 4 KA Lokal.

    Mahendro menuturkan, guna meningkatkan pelayanan pembelian tiket, maka PT KAI telah mengoptimalkan sistem penjualan tiket dan meningkatkan kapasitas server serta bandwith dua kali lipat dari hari biasanya.

    "Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan pelanggan dalam membeli tiket," kata Mahendro, Kamis, 27 Februari 2020. 

    Lebih lanjut, Mahendro mengimbau kepada calon pengguna jasa KA untuk mengecek kembali jadwal keberangkatan dan ketersediaan tiket melalui channel penjualan resmi KAI.

    “Untuk calon pengguna jasa KA agar memastikan kembali estimasi waktu tempuh menuju ke stasiun agar tidak tertinggal,” tutup Mahendro.

    Seperti diberitakan sebelumnya, tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H dijual mulai Jumat laluq, 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB melalui website KAI, aplikasi KAI Access, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya.

    PT KAI Daop 9 Jember akan mengoperasikan 8 KA Reguler Jarak Jauh dan Menengah, serta 4 KA Lokal guna melayani perjalanan mudik para pengguna kereta api.

    Sedangkan untuk ketersediaan tempat duduk  (TD), dalam kurun waktu 22 hari masa Angkutan Lebaran 14 Mei - 4 Juni 2020 (H-10 sampai dengan H+10) untuk keberangkatan KA Reguler tersedia sebanyak 152.944 TD, yang terbagi dalam kelas Eksekutif 18.700 TD, Bisnis 9.856 TD dan Ekonomi 124.388 TD.

    PT KAI mengimbau kepada calon penumpang agar lebih teliti dalam menginput tanggal, rute, atau data diri penumpang saat melakukan pemesanan tiket. "Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan ke stasiun,” ujar Mahendro.

    Dia mengimbau calon penumpang untuk memastikan pemesanan tiket Lebaran melalui channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI. "Guna menghindari penipuan, gangguan sistem, atau adanya biaya jasa yang tidak wajar," pungkasnya

    DAVID PRIYASIDARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara