Wishnutama Ungkap Cara Menilai dan Memilih Jasa Influencer Asing

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Wishnutama menyatakan e-sport berpotensi untuk mendatangkan wisatawan dan memperkenalkan pariwisata Indonesia kepada dunia. Dok. Kemenparekraf

    Menparekraf Wishnutama menyatakan e-sport berpotensi untuk mendatangkan wisatawan dan memperkenalkan pariwisata Indonesia kepada dunia. Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio akan mengundang influencer asing untuk menggairahkan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pasca-mewabahnya virus corona. Dalam proses pemilihan influencer tersebut, Wishnutama mengklaim bakal melakukan tawar-menawar.

    "Dari Deputi Bidang Pemasaran akan mengecek influencer mana yang bisa (diundang). Lalu, kami akan menawar harganya," ujar Wishnutama ketika ditemui Tempo di kompleks Parlemen Senayan sebelum mengikuti rapat kerja, Rabu petang, 26 Februari 2020.

    Anggaran untuk influencer dialokasikan dalam biaya promosi pariwisata. Dari total biaya promosi wisata sejumlah Rp 72 miliar, ongkos pembiayaan untuk influencer diklaim tak mencapai lebih dari 10 persen.

    Adapun anggaran promosi ini dikucurkan pemerintah sebagai rangkaian dari pemberian insentif guna mengantisipasi melambatnya pertumbuhan ekonomi akibat virus corona. Secara keseluruhan, pemerintah menganggarkan stimulus untuk sektor pariwisata senilai Rp 298,5 miliar.

    Wishnutama menjelaskan, sewa influencer hanya salah satu metode yang dianggap efektif untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di mata asing. Untuk memilih influencer pun, ia memastikan kementerian bakal selektif. 

    "Kami akan memilih yang tidak terlalu mahal, namun engagement-nya tinggi," tuturnya. Influencer yang dimaksud bisa berasal dari kalangan selebgram, blogger, YouTuber, selebritas, atau pegiat pariwisata.

    Menurut Wishnutama, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menggandeng influencer dari negara-negara yang menjadi target pasar. Di antaranya Australia, Eropa, Amerika Serikat, India, dan Timur Tengah.

    Berdasarkan dampaknya, promosi wisata melalui influencer diakui tak mesti memberikan efek peningkatan wisatawan secara masif dalam waktu dekat. Namun, efek itu diklaim akan terasa dalam jangka panjang.

    "Jadi tidak bisa dihitung efeknya secara langsung. Kalau pengaruh kunjungan wisatawan yang langsung itu insentif di sektor penerbangan atau ke travel-travel agent," tuturnya.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.