Edhy Prabowo Tunjuk Jenderal Polisi Jadi Pejabat KKP

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kedua kanan) meninjau kapal pencuri ikan berbendera Vietnam di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 9 Januari 2020. Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap tiga kapal pencuri ikan berbendera Vietnam beserta 36 ABK di Laut Natuna Utara. ANTARA

    Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kedua kanan) meninjau kapal pencuri ikan berbendera Vietnam di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 9 Januari 2020. Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap tiga kapal pencuri ikan berbendera Vietnam beserta 36 ABK di Laut Natuna Utara. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo hari ini menunjuk Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Polisi Antam Novambar sebagai Pelaksana tugas Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan.

    Irjen Polisi Antam Novambar menggantikan posisi Sekjen KKP sebelumnya, Nilato Perbowo, yang diangkat menjadi Direktur Jenderal Penguatan Daya Produk Kelautan dan Perikanan. Kendati demikian, Antam Novambar masih tetap menjabat sebagai Wakabareskrim Polri.

    Menteri KKP Edhy Prabowo menyebut pergantian tersebut merupakan hal yang wajar dan biasa terjadi pada sebuah organisasi agar roda terus berputar. Edhy tidak menjelaskan lebih jauh alasan dirinya menunjuk Wakabareskrim Polri Irjen Polisi Antam Novambar sebagai Plt. Sekjen KKP.

    "Pergantian ini adalah hal normal dalam organisasi, sebagai bentuk penyegaran," tutur Edhy, Rabu, 26 Februari 2020.

    Edhy optimistis penunjukan Irjen Polisi Antam Novambar sebagai Plt. Sekjen KKP membuat KKP menjadi lembaga yang dapat memberikan pertumbuhan perekonomian bagi negara.

    "Semangat ini yang membuat kita membesarkan KKP menjadi Kementerian yang menyumbangkan ekonomi besar di Indonesia," kata Edhy Prabowo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.