Anggaran Rp 72 M untuk Influencer Asing, Simak Kata Wishnutama

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Wishnutama menyatakan e-sport berpotensi untuk mendatangkan wisatawan dan memperkenalkan pariwisata Indonesia kepada dunia. Dok. Kemenparekraf

    Menparekraf Wishnutama menyatakan e-sport berpotensi untuk mendatangkan wisatawan dan memperkenalkan pariwisata Indonesia kepada dunia. Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan influencer asing yang akan diajak bekerja sama untuk mempromosikan Indonesia, berasal dari berbagai negara. Ia mengatakan mereka dibutuhkan untuk mendorong promosi wisata ke Indonesia yang dikhawatirkan anjlok karena Virus Corona atau COVID-19.

    "Paling enggak kan ada dari Amerika, dari India misalnya, middle east. Negara-negara yang kira-kira punya potensi yang luar biasa," kata Wishnutama saat ditemui di Kantor Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Februari 2020.

    Saat ini Wishnutama mengatakan masih menunggu dananya keluar dari Kementerian Keuangan. Dana sebesar Rp 72 miliar akan digelontorkan pemerintah untuk mendorong promosi wisata Indonesia, termasuk lewat influencer.

    "Rencananya kan ini baru bulan Maret ya kita bisa implementasi. Tapi sekarang udah mulai rancang. Tapi detailnya belum, kan baru kemarin baru di-propose, disetujui," kata Whisnutama.

    Salah satu negara lain yang menjadi target, kata dia, adalah Australia. Secara pragmatis, Australia dekat dengan Indonesia, memiliki jumlah wisaatawan ke Indonesia yang tinggi, dan pengeluaran yang juga besar saat ada di Indonesia. Karena itu, negara ini kemungkinan menjadi titik awal pemerintah menerapkan strategi influencer mereka.

    Saat ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif masih menggodog kriteria influencer yang tepat. Beberapa yang dipertimbangkan adalah seperti engagement berapa besar, viewers-nya berapa banyak, hingga platform media sosial yang digunakan apa.

    Wishnutama belum dapat memastikan berapa besar influencer yang akan diajak kerja sama. Ia pun belum dapat memastikan berapa besar dana dari Rp 72 miliar yang akan dialokasikan khusus untuk influencer. Pasalnya ia menyebut harga tiap influencer berbeda beda.

    Ia mencontohkan influencer sebesar grup vokal asal Korea Selatan, BTS. "Kalau bilang BTS, ya (pemerintah) gak akan sanggup. Itu lebih dari 10 juta dolar kali buat mereka. Tapi kalau yang lebih kecil ya lebih murah. Nah kita lagi hitung-hitung nih," kata Wishnutama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.