Bursa Asia Membara karena Virus Corona, IHSG Jeblok

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja berjalan di dekat monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 2 Januari 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Pekerja berjalan di dekat monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 2 Januari 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih seret pada perdagangan pagi ini, Rabu 26 Februari 2020. Jebloknya IHSG ini seiring dengan tekanan yang dialami bursa saham global akibat wabah virus Corona (Covid-19).

    Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG dibuka turun 0,52 persen atau 29,97 poin di level 5.757,17. Pada pukul 09.10 WIB, indeks kemudian bergerak ke level 5.739,44 dengan pelemahan 47,69 poin atau 0,82 persen dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

    Kemarin, IHSG mengakhiri pergerakannya di level 5.787,14 dengan koreksi 0,34 persen atau 19,91 poin. Rabu pagi ini, seluruh 9 sektor terpantau bergerak negatif dengan dipimpin industri dasar (-1,87 persen), infrastruktur (-1,40 persen), dan pertanian (-0,97 persen).

    Sementara itu, sebanyak 40 saham menguat, 109 saham melemah, dan 533 saham stagnan dari 682 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing melemah 2,79 persen dan 1,28 persen menjadi penekan utama atas pergerakan IHSG pada pukul 09.10 WIB.

    Seiring dengan pergerakan IHSG, bursa saham dan indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing merosot 1,76 persen dan 1,92 persen, indeks Taiex Taiwan melemah 0,81 persen, dan Kospi Korea Selatan turun tajam 1,49 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.