Hadapi Sidang PKPU, Lion Air Siapkan Pengacara

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bos Lion Air Group, Rusdi Kirana, saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin, 17 Januari 2020. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Bos Lion Air Group, Rusdi Kirana, saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Senin, 17 Januari 2020. Tempo/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Perkara restrukturisasi utang yang melibatkan PT Lion Mentari Airlines atau Lion Air dan dua krediturnya dijadwalkan akan dimulai pada pekan depan. Berdasarkan situs resmi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang dikutip Senin 24 Februari 2020 , sidang pertama perkara yang terdaftar dengan No. 44/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst tersebut akan dilakukan pada pekan depan, Senin 2 Maret 2020. Adapun, kreditur yang mengajukan permohonan adalah Eki Adriansyah dan W.F. Jimmy Kalebos.

    Menghadapi sidang pekan depan itu, maskapai milik Rusdi Kirana ini diketahui telah mempersiapkan diri. Untuk menghadapi permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang dilakukan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat tersebut, Lion Air telah menyiapkan pengacara.

    Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, pihaknya tengah melakukan konsolidasi internal terkait dengan permohonan tersebut. Bahkan, kuasa hukum juga sudah dipersiapkan oleh maskapai ini. 

    "Kami tengah menghubungi pengacara, saya belum tahu mengenai permohonan tersebut, termasuk besarannya [utang yang diklaim pemohon]," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Jumat 21 Februari 2020 malam.

    Dia menambahkan, masalah restrukturisasi utang tersebut masih dalam proses di pengadilan niaga, sehingga masih harus mengikuti proses yang berjalan. Lion Air telah menegaskan status keuangan perusahaan dan operasional maskapai masih berjalan dengan normal kendati dua krediturnya meminta dilakukan restrukturisasi utang.

    "Tidak ada hubungan dan keterkaitan pengajuan PKPU dengan status keuangan perusahaan. Saat ini, kondisi keuangan dan operasional Lion Air masih normal," kata Corporate Communication Strategic of Lion Air Danang M. Prihantoro.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.