Budi Karya Sebut Dubai Tertarik Berinvestasi di Pelabuhan Ambon

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tiba di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan untuk menghadiri rapat yang membahas masuknya kapal Cina di Zona Ekonomi Ekslusif wilayah perairan Natuna Utara. Rapat ini juga dihadiri oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Badan Keamanan Laut atau Bakamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R., serta Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto. TEMPO/Francisca Christy

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tiba di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan untuk menghadiri rapat yang membahas masuknya kapal Cina di Zona Ekonomi Ekslusif wilayah perairan Natuna Utara. Rapat ini juga dihadiri oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Badan Keamanan Laut atau Bakamla Laksdya Bakamla A. Taufiq R., serta Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto. TEMPO/Francisca Christy

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menawarkan pengelolaan Pelabuhan Ambon kepada Dubai Port melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). 

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan dia telah bertemu dengan pengusaha pelabuhan asal Dubai, Uni Emirates Arab tersebut dan menawarkan beberapa tempat. 

    "Saya tadi ketemu Dubai Port, saya tawarkan beberapa tempat, satu saya tawarkan di Ambon. Kami [juga] lagi studi dengan Bank Dunia, [mengenai] pelabuhan untuk khusus konsolidasi ikan di sana," kata dia, Jumat 21 Februari 2020.

    Selain menawarkan proyek pelabuhan internasional tersebut, Budi Karya juga memberikan informasi pengembangan pelabuhan di Sumatera Selatan di wilayah Tanjung Carap. 

    Pelabuhan lain yang ditawarkannya yakni Pelabuhan Kendal yang saat ini tengah penjajakan dengan Singapura, hal ini agar kedua investor asal luar negeri tersebut dapat membentuk perusahaan patungan.

    "Namun, Dubai paling tertarik dengan yang Ambon," kata dia. 

    Budi Karya memang tengah mengedepankan pembangunan proyek infrastruktur transportasi menggunakan skema kerja sama dengan swasta. Hal ini guna mengurangi beban APBN sekaligus adanya transfer pengetahuan dari swasta yang berpengalaman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.