Jokowi Terkejut Saat Resmikan Pabrik Asia Pacific Rayon

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia Bola Basket FIBA Tahun 2023 di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 18 Februari 2020. Ini menjadi kali pertama ada tiga negara yang menjadi tuan rumah bersama pada ajang Piala Dunia Basket. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia Bola Basket FIBA Tahun 2023 di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 18 Februari 2020. Ini menjadi kali pertama ada tiga negara yang menjadi tuan rumah bersama pada ajang Piala Dunia Basket. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Pelalawan -Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan pabrik Asia Pacific Rayon (APR) di Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat, 21 Februari 2020. Kehadiran Presiden disambut ribuan pekerja pabrik.

    Turut hadir dalam peresmian itu Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Riau Syamsuar, Chairman Raja Garuda Mas (Royal Golden Eagle) Sukanto Tanoto, Direktur APR Anderson Tanoto, dan Direktur APR Basrie Kamba.

    Dalam pidatonya Presiden mengaku terkejut karena baru mengetahui APR yang merupakan perusahaan dari RGE tersebut memiliki teknologi untuk menghasilkan 200 juta bibit tanaman industri berupa akasia dan eukaliptus.

    Presiden Jokowi juga mengagumi teknologi APR yang bisa mengolah serat kayu menjadi bahan tekstil jenis rayon. "Saya tahunya kapas jadi kain, sekarang serat kayu bisa jadi kain. Di Indonesia teknologi ini dan itu di Kabupaten Pelalawan, bukan di Jakarta, tapi di Pelalawan," kata Presiden mengungkapkan kekagumannya.

    Ia mengatakan Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendukung iklim investasi karena banyak yang belum menyadari bahwa dunia usaha sangat besar menyokong perputaran uang dan juga roda ekonomi.

    "Kalau hanya mengandalkan (dana) APBN/APBD hanya 23 persen. Itu yang banyak orang belum mengerti," katanya.

    Karena itu, Jokowi meminta kepada Menteri Perindustrian untuk mendukung perkembangan industri garmen Indonesia agar bisa lebih mendunia.

    "Saya titip ke Menteri Perindustrian, industri garmen kita jangan kalah sama Vietnam. Kita punya bahan baku sendiri sekarang dari sini (Pelalawan)," katanya.

    Direktur RGE, Anderson Tanoto dalam pidatonya menyatakan pada 2019 APR sukses menuntaskan investasi senilai Rp 10,9 triliun untuk menghasilkan 240 ribu ton rayon.

    "Investasi ini menghasilkan 1.200 lapangan kerja baru, menghasilkan devisa hingga 130 juta dolar AS per tahun. Dan ini juga mengurangi impor bahan baku tekstil hingga Rp 2 triliun tiap tahun," kata Anderson Tanoto.

    Di sela peresmian tersebut, Jokowi juga sempat berdialog dengan pekerja, berfoto bersama, dan melepas keberangkatan dua truk kontainer rayon APR yang diekspor ke Turki.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.