Polri 6 Kali Berturut Diganjar WTP, Sri Mulyani: Luar Biasa

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) mengacungkan jempolnya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 19 Februari 2020. DPR menyetujui Menteri Keuangan mengenakan cukai terhadap produk plastik yang meliputi kantong plastik hingga minuman berpemanis dalam kemasan plastik atau kemasan kecil (sachet). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) mengacungkan jempolnya saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 19 Februari 2020. DPR menyetujui Menteri Keuangan mengenakan cukai terhadap produk plastik yang meliputi kantong plastik hingga minuman berpemanis dalam kemasan plastik atau kemasan kecil (sachet). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengapresiasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang telah enam kali berturut-turut mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dari hasil audit kinerja yang memuaskan tersebut, Sri Mulyani menilai Polri mempunyai upaya reformasi yang luar biasa.

    "Suatu hal yang luar biasa. Artinya pimpinan Polri sudah tahu bahwa zaman berubah, kita harus berubah dan kemudian mewujudkannya dalam tingkah laku dan sikap yang menghasilkan suatu capaian yang tetap terjaga dan dijaga secara independen selama 6 tahun," kata Sri Mulyani melalui media sosial Instagram pribadinya, Kamis, 20 Februari 2020.

    Sri Mulyani mengatakan, jajaran birokrasi yang  melayani publik dengan sifat profesional, akuntabel, kompetensi adalah tiang negara yang tak terhingga nilainya. "Itu adalah penjaga negara dan yang membangun serta menumbuhkan Republik Indonesia," ucapnya.

    Ia menjelaskan, guna mewujudkan hal tersebut maka dibutuhkan kualitas kepemimpinan yang bisa menjalankan misi dengan setia dan loyal pada tujuan bernegara. Pimpinan juga harus mampu menahan diri terhadap berbagai godaan yang muncul dari kesempatan-kesempatan yang ada.

    Mantan Direktur Bank Dunia itu menyadari, tugas Kapolri tidak mudah. Sebab, ia sendiri mengalami bahwa sebagai kepala institusi di Kementerian Keuangan tidaklah mudah.

    "Seluruh jajaran Polri sampai di pelosok sama seperti jajaran saya di seluruh Republik Indonesia. Godaan itu datang setiap hari namun kita menempuh jalan yang sulit dan sunyi karena jalan yang sulit dan sunyi itu adalah jalan menahan diri dan memperbaiki institusi kita," ujar Sri Mulyani.

    Oleh karena itu, kata Sri Mulyani, dirinya mengapresiasi seorang pemimpin yang betul-betul membuat institusinya tertata dengan baik, dan mampu menjalankan tugasnya dengan penuh integritas dan profesionalitas. "Ini proses panjang namun Kepolisian Republik Indonesia memulai dari awal dan tetap komit. Luar biasa," tuturnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.