Erick Thohir Minta Telkom Percepat Transformasi Bisnis

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui media di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa 5 November 2019. Tempo/Dias Prasongko

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui media di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa 5 November 2019. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir meminta PT Telkom Indonesia Tbk untuk cepat mentransformasikan bisnis di era digital saat ini.

    "Jadi saya ingin mereka bisa mentransformasi diri dengan yang terjadi di era digital, tidak hanya jadi penonton. Kekuatan Telkom luar biasa, jaringan dan database," ujar dia dalam rapat kerja dengan Komisi VI di Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020.

    Menurut Erick, data is the new oil.  Oleh karena itu, kata dia, Telkom harus lebih serius menggarap bisnis yang sesuai dengan era digital seperti komputasi awan (cloud computing) dan big data.

    "Sayang sekali database atau jaringan diambil asing, database adalah the new oil karena dengan data orang bisa prediksi kapan orang mau beli baju merah atau model baju tertentu. Database ini yang harusnya bisa dikelola untuk ketahanan ekonomi nasional," kata dia.

    Ia melihat infrastruktur Telkom sudah luar biasa sehingga layak dijadikan bisnis utama. Intinya, dia tidak mau Telkom terkena disrupsi di tengah perkembangan teknologi.

    "Suka tidak suka, di era disrupsi ini terjadi. Banyak sekali bisnis model yang benar tapi karena disrupsi bisnisnya tidak bisa jalan," kata Erick Thohir.

    Dalam kesempatan itu, ia juga meminta BUMN lainnya, yakni Inalum, Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan Pertamina, untuk mempelajari baterai untuk mobil listrik.

    "Saya bicara bukan diskreditkan Telkom atau BUMN lain, tapi saya memacu untuk inovasi dan kalau bisa mempercepat mengubah bisnis old ke new," ucap dia.

    Erick juga menyampaikan telah meminta PLN untuk berinvestasi pada pembangkit selain fosil. "Sebab, energi baru terbarukan menjadi tantangan, apalagi ada target pemerintah 23 persen di 2025," katanya.

    Kementerian BUMN, lanjut dia, juga mendorong PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk mengubah batu bara berkalori rendah menjadi produk lain yang memiliki nilai tinggi dengan menggunakan teknologi gasifikasi.

    "Dan apa yang kita push juga di PTBA itu gasifkasi. Batu bara yang tidak bagus bisa kita ubah jadi metanol yg selama ini diimpor," kata dia.

    ANTARA


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.