Investor Asing Borong Rp 105 Miliar, Reli IHSG Berlanjut

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Refleksi layar pergerakan saham di kacamata seorang mahasiswa yang tengah berkunjung ke Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,63 persen atau 37,02 poin ke level 5.876,06 pada awal sesi II perdagangan hari ini. Tempo/Tony Hartawan

    Refleksi layar pergerakan saham di kacamata seorang mahasiswa yang tengah berkunjung ke Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,63 persen atau 37,02 poin ke level 5.876,06 pada awal sesi II perdagangan hari ini. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Rangkaian aksi jual bersih yang sempat dilakukan oleh investor asing selama tiga hari lalu terpatahkan pada perdagangan hari ini, Rabu 19 Februari 2020. Hari ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai sekitar Rp 105,53 miliar sehingga reli Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut. 

    Aksi beli oleh investor asing hari ini tercatat 1,02 miliar lembar saham senilai Rp2,21 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 857,86 juta lembar saham senilai Rp2,1 triliun.

    Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp 6,24 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 6,09 miliar lembar saham. 

    Sementara itu, reli IHSG berhasil berlanjut pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut. Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup di level 5.928,79 dengan penguatan 0,71 persen atau 41,83 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya. 

    Sebelumnya, pada perdagangan Selasa, IHSG berakhir di level 5.886,96 dengan kenaikan 0,33 persen atau 19,44 poin, kenaikan hari kedua. Indeks mulai melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,20 persen atau 11,94 poin di posisi 5.898,90 pada Rabu (19/2) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 5.898,70 – 5.928,79.

    Sebanyak 8 dari 9 sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin aneka industri (+1,93 persen) dan industri dasar (+1,10 persen). Satu-satunya sektor yang berakhir di zona merah hanya properti (-0,07 persen).

    Dari 682 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 206 saham menguat, 174 saham melemah, dan 302 saham stagnan. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing naik 1,82 persen dan 2,46 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.