Sah, Chatib Basri Resmi Jadi Komisaris Utama Bank Mandiri

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri (kanan) melakukan serah terima jabatan kepada Menteri Keuangan Kabinet Kerja Bambang Brodjonegoro (kiri) di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, 27 Oktober 2014. Tempo/Tony Hartawan

    Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri (kanan) melakukan serah terima jabatan kepada Menteri Keuangan Kabinet Kerja Bambang Brodjonegoro (kiri) di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, 27 Oktober 2014. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Bank Mandiri menyepakati penunjukan M. Chatib Basri sebagai Komisaris Utama menggantikan Kartika Wirjoatmodjo. Kartika yang juga Wakil Menteri BUMN, baru-baru ini telah ditunjuk menjadi Komisaris Utama Bank Rakyat Indonesia.

    "Pak Chatib Basri naik jadi Komisaris Utama," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. Selain mengangkat Chatib, Royke mengatakan pemegang saham juga setuju mengangkat Andrinof Chaniago, Nawal Nely, Faried Utomo, Arif Budimanta, Boedi Armanto dan Loeke Larasati Agoestina dalam jajaran Dewan Komisaris Perseroan. Dengan formasi baru ini, komisaris berjumlah sepuluh orang.

    Selain menjadi wakil komisaris utama, Chatib Basri saat ini juga sebagai pemimpin di Mandiri Institute, lembaga pendidikan Bank Mandiri. Dia juga menjadi komisaris di beberapa korporasi lain, seperti di Astra International. Adapun Andrinof, yang kini Wakil Komisaris Utama Mandiri, sebelumnya menjabat Komisaris Utama di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Selasa, 18 Februari 2020.

    Selain merombak formasi komisaris, perubahan juga terjadi di jajaran direksi. Dalam kesempatan ini, RUPST mengangkat Hery Gunardi menjadi Wakil Direktur Utama menggantikan Sulaiman Arif Arianto yang telah habis masa jabatannya. Adapun Aquarius Rudianto diangkat menjadi Direktur Bisnis dan Jaringan.

    “Di samping untuk menjawab tantangan industri perbankan, keputusan pemegang saham ini diharapkan akan semakin membawa Bank Mandiri menjadi bank BUMN yang mampu memainkan peran sebagai agen perubahan dan agen pencipta nilai untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” kata Royke.

    Dengan keputusan ini, susunan direksi Bank Mandiri menjadi sebagai berikut.

    Direktur Utama: Royke Tumilaar
    Wakil Direktur Utama: Hery Gunardi
    Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
    Direktur Information Technology: Rico Usthavia Frans
    Direktur Treasury, International Banking & SAM: Darmawan Junaidi
    Direktur Corporate Banking: Alexandra Askandar
    Direktur Operations: Panji Irawan
    Direktur Kepatuhan dan SDM: Agus Dwi Handaya
    Direktur Hubungan Kelembagaan: Donsuwan Simatupang
    Direktur Commercial Banking: Riduan
    Direktur Keuangan dan Strategi: Silvano Winston Rumantir
    Direktur Bisnis dan Jaringan: Aquarius Rudianto

    Adapun susunan komisaris perseroan menjadi sebagai berikut.
    Komisaris Utama: M. Chatib Basri
    Wakil Komisaris Utama: Andrinof Chaniago
    Komisaris Independen: Mohamad Nasir
    Komisaris Independen: Boedi Armanto
    Komisaris Independen: Loeke Larasati Agoestina
    Komisaris: Ardan Adiperdana
    Komisaris: Nawal Nely
    Komisaris: Faried Utomo
    Komisaris: Arif Budimanta
    Komisaris: Rionald Silaban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.