Ke PT KAI, Menhub: Setiap Satu Jam, Kereta Bandara YIA Beroperasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) berbincang dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Edi Sukmoro saat mengikuti perjalanan Kereta Api (KA) Bandara Adi Soemarmo-Stasiun Balapan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu, 28 Desember 2019. Kereta tersebut berkapasitas total 396 penumpang. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) berbincang dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Edi Sukmoro saat mengikuti perjalanan Kereta Api (KA) Bandara Adi Soemarmo-Stasiun Balapan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu, 28 Desember 2019. Kereta tersebut berkapasitas total 396 penumpang. ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) setiap satu jam sekali. Kereta bandara ini mulai dari Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Stasiun Wojo di Purworejo, Jawa Tengah akan beroperasi penuh pada Maret 2020.

    "Setiap satu jam ada yang berangkat dari Tugu ke Wojo. Dari Wojo terus naik Damri (ke YIA). Itu kira-kira kalau totalnya (perjalanan) mereka 45 menit sampai 1 jam," kata Budi Karya Sumadi seusai menghadiri acara peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT) ke-74 di Grha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta, Senin 17 Februari 2020.

    Hal itu, menurut dia, mengingat belum adanya akses jalan tol serta jalur kereta api khusus yang terkoneksi langsung dengan teriminal YIA. Adapun Stasiun Wojo (Purworejo) saat ini merupakan stasiun terdekat dengan bandara itu.

    Untuk mendukung akses menuju bandara, Budi juga meminta pihak Damri menyediakan armada khusus dari Yogyakarta menuju Bandara YIA di sejumlah titik yakni di Jogja City Mal, Hartono Mal, dan di Universitas Gadjah Mada (UGM).

    "Tadi saya diskusi, di UGM (armada) mau di lembah atau di UC (University Club). Setiap setengah jam ada Damri. Setengah jam ada atau tidak ada penumpang, jalan," kata Budi yang menyebut armada akan menggunakan Mercedes-Benz Sprinter.

    Budi memastikan bahwa YIA akan beroperasi secara penuh pada 28 Maret atau menyongsong Lebaran 2020.

    Saat ini, menurut dia, progres pembangunan telah mencapai 98 persen, memasuki tahap penyelesaian bagian-bagian kecil di bandara itu. "YIA itu akan kita operasikan kurang lebih tanggal 28 Maret, menyongsong lebaran," kata dia.

    Menjelang operasional bandara secara penuh, Budi mengatakan Kementerian Perhubungan masih memberikan kesempatan bagi maskapai penerbangan melakukan berbagai persiapan.

    "Ini kan penerbangan harus mempersiapkan diri, memindahkan penumpang, menyiapkan peralatan, dan sebagainya. Kita beri kesempatan," kata Budi Karya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara