Dongkrak Pariwisata, Surakarta Tambah Satu Kereta Uap Buatan 1921

Reporter

Editor

Rahma Tri

Pemkot Surakarta bersama PT KAI meresmikan pengoperasian KA Joko Kendil di Solo, Ahad 16 Februari 2020. Kereta tersebut menggunakan lokomotif uap kuno yang berusia hampir seabad. TEMPO/Ahmad Rafiq

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, resmi menambah kereta uap baru yang akan bisa melengkapi Kereta Uap Jaladara. "Harapannya kereta buatan tahun 1921 ini bisa melengkapi destinasi wisata Kota Surakarta, melengkapi Jaladara sehingga bisa meningkatkan daya tarik pariwisata," kata Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo usai menerima penyerahan hibah KA Djoko Kendil dari PT KAI di Loji Gandrung Solo, Minggu 16 Februari 2020.

Kehadiran kereta api uap tersebut diharapkan dapat melengkapi wisata budaya serta mengoptimalkan keberadaan rel yang melintas di pusat Kota Solo. "Ini (rute di dalam kota) satu-satunya di Indonesia. Kalau untuk rutenya nanti kami pikirkan, yang pasti melintas Surakarta, bisa hanya sampai Sangkrah, Sukoharjo, Wonogiri, dan sebagainya," kata Achmad.

Ketika ditanya tentang desain kereta ini, Achmad mengatakan hal itu tergantung dari permintaan wisatawan baik lokal maupun internasional. Adapun terkait nama Djoko Kendil yang disematkan, ada dua kemungkinan, yaitu bisa seterusnya menggunakan nama itu atau diganti dengan nama baru.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Surakarta FX Hari Rudyatmo berharap keberadaan kereta api uap tersebut bisa mengajak masyarakat untuk mengingat kembali sejarah Indonesia. 

"Yang penting sejarah ini diingat oleh bangsa Indonesia, kereta ini yang pernah dinaiki Bung Karno sehingga harus dilestarikan. Kebetulan bapak saya pernah memasinisi dua-duanya (Joko Kendil dan Jaladara), ya silahkan kalau mau dihubung-hubungkan karena saya anaknya masinis. Yang jelas kalau itu bisa ditarik ke Solo kan masyarakat bisa tahu kereta uap seperti ini," kata Hari.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro mengatakan penyerahan, lokomotif uap kepada Pemkot Surakarta tersebut merupakan bentuk kesetiaan KAI untuk memperbaiki dan menyediakan kereta zaman dulu. "Lokomotif ini usianya sudah 99 tahun, sudah langka. Teman-teman dari KAI turun tangan supaya (kereta uap tersebut) jalan.

Menurut Edi, sebetulnya masih belasan loko kereta api uap yang masih disimpan di Ambarawa, ada belasan. "Kami ingin mengaktifkan kembali loko-loko yang tua, bersejarah, dan jalannya untuk pariwisata. Dengan demikian wisatawan lokal maupun internasional bisa mengingat masa lalu," katanya.

ANTARA






Saat Wisatawan Membatik Massal di Malioboro Ramaikan Hari Batik Nasional

3 jam lalu

Saat Wisatawan Membatik Massal di Malioboro Ramaikan Hari Batik Nasional

Menurut Yanuar, spontanitas untuk membatik ini dilakukan agar ada rasa memiliki batik sebagai kekayaan budaya nusantara.


Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

3 jam lalu

Sandiaga Sumringah Jokowi Sindir Pejabat Hobi Wisata ke Luar Negeri

Sandiaga berharap sindiran dan teguran Jokowi soal pilihan destinasi itu bisa dilaksanakan para pejabat dari tingkat bawah hingga atas.


Tinjau Glamping di Yogya, Sandiaga Uno Minta ASEAN Tourism Forum 2023 Dimatangkan

6 jam lalu

Tinjau Glamping di Yogya, Sandiaga Uno Minta ASEAN Tourism Forum 2023 Dimatangkan

Sandiaga melihat layanan akomodasi glamping yang menyebar ke pinggiran kota menjadi bagian ekosistem yang mendukung keberadaannya.


Bos INKA Curhat Ribuan Kereta Uzur: Angkutan Penumpang Biasanya Kurang Feasible

13 jam lalu

Bos INKA Curhat Ribuan Kereta Uzur: Angkutan Penumpang Biasanya Kurang Feasible

Direktur Utama PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA Budi Noviantoro menceritakan saat ini ada ribuan kereta yang umurnya terlampau tua atau uzur


Tidak Perlu Lagi Pakai KTP, PT KAI Uji Coba Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Bandung

1 hari lalu

Tidak Perlu Lagi Pakai KTP, PT KAI Uji Coba Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Bandung

PT KAI melakukan uji coba face recognition boarding gate untuk memudahkan dan memangkas antrean penumpang.


Pendaftaran Tour de Bintan Diperpanjang, Persiapan Rute Sudah 95 Persen

1 hari lalu

Pendaftaran Tour de Bintan Diperpanjang, Persiapan Rute Sudah 95 Persen

Tour de Bintan akan membuka image dunia bahwa pariwisata di Indonesia, khususnya Kepri sudah berjalan baik.


Sindiran Jokowi untuk Pejabat: Krisis Malah ke Luar Negeri, Dipamerin di Instagram

1 hari lalu

Sindiran Jokowi untuk Pejabat: Krisis Malah ke Luar Negeri, Dipamerin di Instagram

Jokowi mengaku sangat selektif memilih kunjungan ke luar negeri. Ia memilih perjalanan yang memberikan manfaat signifikan.


Sandiaga Uno Rekomendasikan Destinasi Pernikahan Menarik Selain Bali

1 hari lalu

Sandiaga Uno Rekomendasikan Destinasi Pernikahan Menarik Selain Bali

Sandiaga Uno mengatakan industri pernikahan mampu menjadi lokomotif dalam pemulihan ekonomi tidak hanya di Indonesia namun secara global.


Pemkab Kediri Gandeng UNESA Gelar Cerita Rakyat

1 hari lalu

Pemkab Kediri Gandeng UNESA Gelar Cerita Rakyat

Dalam rangka menarik minat wisatawan, Pemerintah Kab. Kediri melalui Balitbang Kab. Kediri


Pariwisata Berkelanjutan, Simak Tips Menjadi Wisatawan Peduli Lingkungan

1 hari lalu

Pariwisata Berkelanjutan, Simak Tips Menjadi Wisatawan Peduli Lingkungan

Seiring dengan perubahan iklim dan lingkungan, setiap wisatawan harus mengikuti praktik pariwisata berkelanjutan.