KAI Hitung Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran Mulai Senin Besok

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barongsai beraksi di dalam salah satu rangkaian gerbong KA Bima di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu, 25 Januari 2020. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengadakan pertunjukkan Barongsai itu dalam rangka memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2571/2020 yang bertepatan dengan Tahun Tikus Logam. ANTARA

    Barongsai beraksi di dalam salah satu rangkaian gerbong KA Bima di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu, 25 Januari 2020. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengadakan pertunjukkan Barongsai itu dalam rangka memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2571/2020 yang bertepatan dengan Tahun Tikus Logam. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengatakan jumlah penumpang kereta pada mudik lebaran tahun ini diperkirakan naik dibandingkan tahun sebelumnya. Dia memperkirakan, jumlah penumpang kereta api naik 4-5 persen dibandingkan tahun lalu.

    Sejak Jumat, 14 Februari 2020, KAI sudah mulai menjual tiket kereta untuk mudik lebaran. Namun, menurut Edi, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah kursi yang terjual. 

    "Mungkin mulai hari Senin baru akan direkap tiap harinya berapa yang sudah terjual, berapa yang belum. Biasanya, kan kemarin baru dibuka, ya mungkin masih di bawah 10 persen yang terjual, tetapi nanti mulai hari Senin akan ada monitoring langsung secara harian, berapa tiket yang sudah terjual, berapa yang masih tersedia," katanya usai meresmikan Loko Coffee Shop di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu, 14 Februari 2020.

    Ihwal persiapan PT Kereta Api Indonesia dalam menghadapi Lebaran 2020, dia mengatakan persiapan dilakukan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Menurut dia, salah satu persiapan adalah inspeksi yang melibatkan direksi dan komisaris KAI baik jalur utara maupun selatan.

    "Perjalanan inspeksi nanti sekaligus untuk meyakinkan bahwa masing-masing stasiun antara itu mereka siap untuk menerima arus dari operasi Lebaran," katanya.

    Dia juga mengharapkan jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo sudah bisa dioperasikan pada Lebaran 2020. "Kita harapkan, mudah-mudahan, ya kita tunggu nanti, mudah-mudahan itu (jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo) bisa menambah okupansi atau penumpang," katanya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.