Kemenkeu: Investor Minat Bangun Disneyland di Jakarta Timur

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Santa Claus bersama dengan karakter Mickey dan Minie memeriahkan perayaan parade Natal di Disneyland Paris di Marne-la-Vallee, Prancis, 17 November 2018. REUTERS/Benoit Tessier

    Santa Claus bersama dengan karakter Mickey dan Minie memeriahkan perayaan parade Natal di Disneyland Paris di Marne-la-Vallee, Prancis, 17 November 2018. REUTERS/Benoit Tessier

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur BMN, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan menyebut ada investor yang berminat membangun wahana seperti Universal Studio, Disneyland, hingga Legoland di Jakarta setelah ibu kota pindah.

    “Ada yang menyarankan, mungkin di wilayah timur (Jakarta) atau di mana, ada kawasan wisata, agar menghidupkan Jakarta,” kata Encep dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat, 14 Februari 2020.

    Tapi, Encep belum bersedia membuka nama-nama investor yang tertarik membangun wahana berkelas internasional tersebut. Sebab, proses penjaringan ide masih terus berlangsung. “Kami sedang mengumpulkan ide, ide segila apa pun, untuk agar Jakarta tetap hidup,” kata dia.

    Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan ibu kota negara pindah ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur. Groundbreaking ditargetkan tahun ini. Sementara tahun 2024, pemindahan fasilitas dan pegawai negeri bakal dimulai.

    Meski ibu kota pindah, Jakarta tetap akan dikembangkan. Jika Kalimantan Timur menjadi pusat pemerintahan, maka Jakarta menjadi daerah khusus. “Mungkin daerah khusus industri atau daerah khusus apa gitu," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa di Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

    Itu sebabnya, kata Encep, pemerintah kini tak hanya membangun masterplan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Pemerintah pun menyiapkan masterplan untuk pengembangan Jakarta, setelah tak lagi jadi ibu kota negara. “Kami juga berkomunikasi dengan Jakarta (Pemprov DKI Jakarta),” kata dia.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.