879 Ribu Tiket Kereta Lebaran dari Jakarta Bisa Dipesan Hari Ini

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah calon penumpang saat melakukan pemesanan tiket kereta api mudik lebaran 2019 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 25 Februari 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah calon penumpang saat melakukan pemesanan tiket kereta api mudik lebaran 2019 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, 25 Februari 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia atau KAI Daop I mulai menjual 879.736 tiket kereta Lebaran untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Jakarta Kota. Tiket yang mulai dijual hari ini, Jumat 14 Februari 2020 sejak pukul 00.00 itu untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 14 Mei mendatang.

    Executive Vice President Daop I KAI Dadan Rudiansyah mengatakan, tiket mudik Lebaran tersebut dapat diakses melalui pelbagai platform. "Tiket bisa diakses mulai pukul 00.00 WIB lewat web KAI, aplikasi KAI Acces, dan seluruh channel penjualan resmi KAI," tutur Dadan dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Jumat, 14 Februari 2020.

    Berdasarkan rinciannya, sebanyak 405.856 tiket akan dijual untuk keberangkatan Stasiun Gambir. Kemudian, 426.360 dijual untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen. Selanjutnya, sebanyak 47.520 tiket dijual untuk rute Stasiun Jakarta Kota.

    Pada masa angkutan mudik Lebaran nanti, PT KAI Daop I bakal mengoperasikan 67 kereta api reguler. Adapun kereta fakultatif atau tambahan sampai saat ini belum disiapkan.

    Untuk menghindari kesulitan pemesanan, Dadan mengimbau calon penumpang kereta api untuk lebih teliti memasukkan data diri saat melakukan transaksi. "Selain itu, rencanakan perjalanan sebaik mungkin, termasuk estimasi perjalanan ke stasiun," tuturnya.

    Kepala Humas KAI Daop I Eva Chairunisa mengatakan, pihaknya belum merekap jumlah tiket kereta api Lebaran yang terjual pada hari pertama ini. "Saat ini kami belum (ada data)," tuturnya dalam pesan pendek.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.