Tiket Kereta Lebaran Sudah Bisa Dipesan, Dirut KAI: Awas Penipuan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengangkat tanda sinyal berangkat saat melepas penumpang peserta 'Mudik Bareng KAI' menggunakan kereta api Brantas jurusan Blitar, Jawa Timur di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. PT. KAI menyediakan delapan perjalanan kereta api ke berbagai jurusan di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Lebaran 2019. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro mengangkat tanda sinyal berangkat saat melepas penumpang peserta 'Mudik Bareng KAI' menggunakan kereta api Brantas jurusan Blitar, Jawa Timur di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Ahad, 26 Mei 2019. PT. KAI menyediakan delapan perjalanan kereta api ke berbagai jurusan di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Lebaran 2019. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Edi Sukmoro mengatakan, tiket kereta untuk masa Angkutan Lebaran 2020 sudah bisa dipesan mulai 14 Februari 2020. “Tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H akan dijual mulai 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan H-10 atau 14 Mei 2020 dan seterusnya,” kata dia, dikutip dari keterangan tertulisnya yang diterima Tempo, Kamis, 13 Februari 2020.

    Masa Angkutan Lebaran 2020 akan dimulai sejak H-10 tanggal 14 Mei 2020 hingga H+20 tanggal 4 Juni 2020. Hari Raya Lebaran jatuh pada tanggal 24-25 Mei 2020. Pemesanan tiket yang dibuka 14 Februari 2020 untuk pemesanan tiket kereta H-10, sementara esoknya, 15 Februari 2020 untuk perjalanan kereta H-9, begitu seterusnya.

    Edi mewanti-wanti agar calon penumpang membeli tiket kereta di chanel resmi PT KAI, atau mitra resmi untuk menghindari penipuan. “Pastikan pemesanan tiket Lebaran melalui channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI. Tujuannya untuk menghindari penipuan, gangguan sistem, atau adanya biaya jasa yang tidak wajar,” kata dia.

    Edi mengatakan, calon penumpang agar teliti dalam melakukan input tanggal, rute, hingga data diri saat melakukan pembelian tiket kereta. “Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan ke stasiun, jangan sampai keliru dan akhirnya tidak bisa berangkat mudik Lebaran,” kata dia.

    PT Kereta Api Indonesia sengaja menambah bandwith dan kapasitas server hingga dua kali lipat dari hari biasa untuk mengantisipasi melonjaknya jumlah pengunjung di chanel penjualan tiket kereta. Antisipasi tersebut untuk memperlancar proses pemesanan tiket di seluruh chanel yang sudah disiapkan.

    Vice President Public Relations, PT Kereta Api Indonesia, Yuskal Setiawan mengatakan, penjualan tiket kereta yang dibuka 14 Februari 2020 tersebut untuk perjalanan kereta reguler, belum termasuk kereta tambahan. “Ini masih kreta reguler, kereta tambahan nanti,” kata dia, Kamis, 13 Februari 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.