90 Persen Unit Apartemen di 2 Tower Mini Tokyo Cikarang Terjual

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua tower di kawasan superblok Vasanta Inopark MM211, Cikarang, Bekasi selesai dibangun. Kawasan ini disebut-sebut sebagai Mini Tokyo dengan taman khas Jepang mencapai dua hektare. Tempo/Adi Warsono

    Dua tower di kawasan superblok Vasanta Inopark MM211, Cikarang, Bekasi selesai dibangun. Kawasan ini disebut-sebut sebagai Mini Tokyo dengan taman khas Jepang mencapai dua hektare. Tempo/Adi Warsono

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Sirius Surya Sentosa, sebuah pengembang kawasan superblok bernama Vasanta Innopark di Cikarang, Kabupaten Bekasi, yang juga menawarkan apartemen di dalamnya menyatakan tak terkena imbas akibat pertumbuhan ekonomi nasional yang mentok di angka lima persen. Hal ini terlihat dari produknya dengan nama Mini Tokyo di kawasan MM 2100 telah hampir seluruhnya laris terjual.

    Dua dari sepuluh tower apartemen telah memulai proses topping off hari ini. Dua tower setinggi 42 lantai itu masing-masing adalah Aoki dan Botan memiliki jumlah kamar sebanyak 1.600 unit. "Rencananya awal 2021 serah terima kepada pelanggan," kata Direktur Pemasaran dan Penjualan Vansanta, Ming Liang, Rabu, 12 Februari 2020.

    Ming menjelaskan, dari 1.600 unit tersebut, sebagian besar atau 90 persen sudah laku terjual. Rincian pembelinya adalah 50 persen investor di mana unit akan disewakan, dan 50 persen merupakan pengguna. "Ada investor yang membeli borongan, dia membeli satu lantai untuk disewakan," ujarnya.

    Melihat tingginya peminat apartemen di Cikarang itu, perusahaan mengaku tidak terpengaruh dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang stagnan di angka lima persen. "Sejak 2016-2017 sebenarnya properti sudah menurun, cuma kami bisa membuktikan bahwa kebutuhan hunian di sini sangat besar," ujarnya.

    Pada peluncuran produk tahap pertama dua tahun lalu misalnya, unit yang terjual hingga 91 persen. Kemudian tahap kedua terjual 75 persen, dan tanpa butuh waktu panjang progress penjualan dua tower mencapai 90 persen. "Sekarang kami lanjut membuka tower ketiga," ucapnya.

    Laris manisnya penjualan unit-unit apartemen ini, diduga karena kebutuhan hunian di sekitar kawasan industri cukup tinggi karena dekat dengan tempat bekerja. Saat ini ada pasar 130 ribu pekerja lokal dan 10 ribu ekspatriat asal Jepang yang bekerja di kawasan industri di Cikarang. "Bisa dipakai tempat tinggal ketika weekday, kemudian weekend pulang," kata dia.

    Untuk pembangunan tower ketiga dan seterusnya, PT. Sirius Surya Sentosa melakukan joint venture dengan perusahaan Jepang PT. Diamond Development Indonesia (anak perusahaan Mitsubishi Corporation). Karena itu, produknya nanti bakal seperti Kota Tokyo di Jepang. Terdapat fasilitas unggulan yakni Japanese Nihon Park seluas 2 hektare yang dinamai Japanese Pavilliun.

    CEO Vasanta Innopark Erick Wihardja mengatakan, pihaknya menargetkan sepuluh tower hunian dan kawasan komersil bernuansa Jepang selesai dibangun pada tujuh sampai sepuluh tahun lagi. "Tergantung pasarnya," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.