Masih Dihantui Virus Corona, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas di hari pertama perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. IHSG naik 84,68 poin (1,36%) ke 6.293,801. TEMPO/Tony Hartawan

    Aktivitas di hari pertama perdagangan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. IHSG naik 84,68 poin (1,36%) ke 6.293,801. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di  Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Rabu 12 Februari 2020 diprediksi bergerak variatif. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.

    IHSG dibuka menguat 2,66 poin atau 0,44 persen ke posisi 5.957,06. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,96 poin atau 0,1 persen menjadi 968,34.

    Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengataka,n terus bertambahnya korban yang terjangkit virus corona menjadi perhatian utama pelaku pasar. Musababnya, jika wabah itu terus berlanjut akan berdampak bagi perekonomian Cina dan kian menghambat pertumbuhan global.

    "Ketidakpastian global ini menjadi sentimen bagi pasar. Diperkirakan IHSG bergerak 'mixed' dengan peluang kenaikan terbatas," ujar Alfiansyah di Jakarta, Rabu.

    Sampai saat ini, jumlah korban yang meninggal dunia setelah terjangkit wabah virus corona menembus angka 1.000 orang. Di Cina saja, saat ini ada lebih dari 42.200 kasus yang dikonfirmasi. Ini adalah krisis kesehatan masyarakat paling parah di negara itu sejak wabah SARS pada 2002-2003.

    Berkenaan dengan wabah virus corona tersebut, Presiden Cina Xi Jinping mendesak langkah-langkah yang lebih tegas untuk memeranginya. Sementara  Presiden AS Donald Trump mengatakan, ia percaya wabah virus corona akan hilang pada April mendatang karena cuaca yang lebih hangat.

    Sementara itu bursa saham regional Asia pagi ini juga menghijau. Hal ini antara lain ditunjukkan oleh indeks Nikkei yang menguat 107,9 poin atau 0,46 persen ke 23.793,9, indeks Hang Seng menguat 60,3 poin atau 0,22 persen ke 27.644,2, dan indeks Straits Times menguat 6,6 poin atau 0,21 persen ke 3.182,17.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.