IHSG Naik Tipis Seiring Kehati-hatian Investor terhadap Corona

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore, 11 Februari 2020, naik tipis seiring kehati-hatian investor terhadap wabah virus corona.

    IHSG ditutup menguat 2,31 poin atau 0,04 persen ke posisi 5.954,4. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 0,96 poin atau 0,1 persen menjadi 967,38.

    "Meskipun market global dan regional cenderung positif, tapi investor di dalam negeri masih cenderung hati-hati mencermati perkembangan penyebaran virus corona sehingga indeks hanya naik tipis," kata analis Indopremier Sekuritas, Mino di Jakarta.

    Dibuka menguat, IHSG nyaman di zona hijau pada sesi pertama perdagangan saham. Namun, pada sesi kedua indeks sempat fluktuatif hingga akhirnya ditutup di teritori positif.

    Secara sektoral, enam sektor meningkat di mana sektor pertambangan naik paling tinggi yaitu 0,64 persen, diikuti sektor properti dan sektor pertanian masing-masing 0,51 persen dan 0,47 persen.

    Sedangkan empat lainnya terkoreksi di mana sektor aneka industri turun paling dalam yaitu minus 1,2 persen, diikuti sektor manufaktur dan sektor konsumer masing-masing minus 0,31 persen dan minus 0,24 persen.

    Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp226,2 miliar.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 388.590 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 5,54 miliar lembar saham senilai Rp4,81 triliun. Sebanyak 183 saham naik, 210 saham menurun, dan 145 saham tidak bergerak nilainya.

    Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Hang Seng menguat 342,6 poin atau 1,26 persen ke 27.583,9 dan indeks Straits Times menguat 13,67 poin atau 0,43 persen ke 3.176,82. Sedangkan bursa saham Jepang libur.

    ANTARA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.