Tahun Ini, Pertamina Alihkan Semua Bisnis Gas Alam Cair ke PGN

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pengemudi angkutan umum tengah mengantre pengisian bahan bakar gas di SPGB kawasan Pluit, Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mencatat laba bersih sepanjang semester I 2019 turun 69,87% menjadi US$ 54,04 juta dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Tempo/Tony Hartawan

    Para pengemudi angkutan umum tengah mengantre pengisian bahan bakar gas di SPGB kawasan Pluit, Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019. PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mencatat laba bersih sepanjang semester I 2019 turun 69,87% menjadi US$ 54,04 juta dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Mulai tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan mengalihkan semua bisnis gas alam cair (LNG) -nya untuk dikelola PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso, mengatakan setelah bisnis LNG dilimpahkan ke perseroannya, maka pihaknya akan segera mencari pasar di dalam maupun di luar negeri.

    Gigih menjelaskan, PGN telah mendapat akses untuk mengembangkan jaringan bisnis perdagangan atau trading perseroan. “Saat ini semua bisnis LNG sudah di PGN. Saat ini kami sudah melakukan koordinasi dan konsultasi untuk menjalan bisnis ini sama-sama, secara operasional kami fokus ke bagaimana memasarkan LNG tersebut,” katanya di Komisi VII DPR RI, Senin 10 Februari 2020.

    Menurut Gigih, PGN siap masuk ke pasar LNG Eropa pada 2020 dengan potensi permintaan 1 hingga 2 kargo. Negara lain yang dibidik adalah Jepang, dengan potensi permintaan 2 kargo.

    PGN juga akan masuk ke pasar gas alam cair di Myanmar dengan potensi perminta 0,5 mtpa atau 9 kargo per tahun yang akan di mulai pada 2021. Selain itu, potensi permintaan datang untuk pasar LNG di Filipina dengan potensi 18 kargo per tahun dan yang terakhir adalah negara Cina dengan potensi permintaan 6 kargo—7 kargo per tahun.

    Untuk itu, kepada Komisi VII DPR RI, Gigih mengatakan bahwa dalam rangka mendukung monetisasi lapangan gas bumi domestik serta melakukan optimalisasi portofolio LNG, pihaknya mengharapkan sejumlah dukungan. Dukungan yang diperlukan adalah berperan sebagai LNG seller representatives untuk memasarkan gas dari sumber-sumber hulu domestik dan dipercaya sebagai bidder untuk proses-proses tender spot LNG tujuan ekspor yang dijalankan oleh KKKS.

    Selain itu, PGN mengharapkan dapat menjalankan bisnis LNG domestik dan inisiasi internasional sebagai global LNG player.

    Gigih menuturkan bahwa perseroan mengharapkan agar Komisi VII DPR RI dapat memberikan dukungan dalam menjaga kinerja keuangan melalui margin usaha yang wajar. “Sehingga PGN mampu secara mandiri melakukan pengembangan infrastruktur hilir migas,” tuturnya.

    BISNIS 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.