2019, Pendapatan XL Axiata Tembus Rekor Rp 25,15 T

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini (kiri), Direktur Komersial XL Axiata Allan Bonke (kedua kiri), Chief Premium Segment Officer XL Axiata Rashad Javier Sanchez (ketiga kiri) dan Vice President XL Axiata Region Jabodetabek Bambang Parikesit (keempat kiri) berbincang dengan pelanggan saat pembukaan XPLOR XL Axiata Tower di Jakarta, Selasa, 4 September 2018. Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2018 PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menggelar program khusus bertema Bersama #JadiLebihBaik. ANTARA/Galih Pradipta

    Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini (kiri), Direktur Komersial XL Axiata Allan Bonke (kedua kiri), Chief Premium Segment Officer XL Axiata Rashad Javier Sanchez (ketiga kiri) dan Vice President XL Axiata Region Jabodetabek Bambang Parikesit (keempat kiri) berbincang dengan pelanggan saat pembukaan XPLOR XL Axiata Tower di Jakarta, Selasa, 4 September 2018. Menyambut Hari Pelanggan Nasional 2018 PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menggelar program khusus bertema Bersama #JadiLebihBaik. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. (XL Axiata) sepanjang tahun 2019 meraih pendapatan terbesar sepanjang sejarah perusahaan yaitu Rp 25,15 triliun.

    Angka ini naik 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya karena didorong peningkatan pendapatan layanan sebesar 15 persen secara tahunan (yoy). Kontribusi layanan data terhadap pendapatan layanan perusahaan secara total juga semakin besar, mencapai 89 persen pada 2019. 

    Pertumbuhan pendapatan sebesar sembilan persen tersebut melampaui pendapatan rata-rata industri yang diperkirakan para analis hanya 4 persen. Peningkatan pendapatan layanan ini terutama ditopang oleh pendapatan dari layanan data yang naik 28 persen yoy.

    "Kami terus fokus dan konsisten dalam menerapkan strategi yang mengutamakan layanan data, yang kini berhasil dengan sangat baik sehingga mencetak pertumbuhan pendapatan di atas rata-rata industri," kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini dalam keterangan tertulis, Senin, 10 Februari 2020.

    Untuk pencapaian laba perusahaan sebelum dikurangi bunga utang dan pajak terutang yang harus dibayarkan kepada pemerintah (EBITDA), perusahaan membukukan pencapaian tertinggi selama ini sebesar Rp 9,97 triliun. Nilai itu meningkat 17 persen yoy, yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan dan efisiensi melalui fokus perusahaan pada keunggulan operasional.

    XL Axiata juga berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 713 miliar dari tahun sebelumnya yang mengalami kerugian. Sepanjang 2019, perusahaan pun terus melakukan perluasan jangkauan dan kapasitas jaringan terutama di wilayah luar Jawa.

    Hingga akhir 2019, total jumlah BTS XL Axiata meningkat menjadi lebih dari 130 ribu, termasuk lebih dari 40 ribu BTS 4G. Saat ini layanan 4G XL Axiata telah tersedia di 425 kota/kabupaten. 

    XL Axiata juga terus berinvestasi dalam jaringan fiber untuk melayani trafik data yang terus meningkat dengan pesat. Selain itu, investasi pada transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan peningkatan jaringan lainnya untuk melayani pertumbuhan trafik data sehingga dapat memberikan stabilitas pada koneksi, memperluas kapasitas jaringan, dan meningkatkan kualitas layanan data secara umum juga terus dilakukan.

    Investasi pada jaringan yang dipadukan dengan dengan portofolio produk yang inovatif telah berhasil meningkatkan posisi XL Axiata sebagai merek pilihan bagi pelanggan data dengan smartphone. XL Axiata kini menjadi yang terdepan secara industri, baik pada pendapatan data yang mencapai 89 persen, juga untuk penetrasi smartphone yang mencapai 86 persen pada akhir 2019.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.