Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket Pesawat Hingga 30 Persen

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang pesawat udara mengenakan masker, usai tiba di Bandara Ivalo, Finlandia, 24 Januari 2020. Penggunaan masker guna antisipasi atas terjangkitnya virus Corona. Lehtikuva/Tarmo Lehtosalo via REUTERS

    Penumpang pesawat udara mengenakan masker, usai tiba di Bandara Ivalo, Finlandia, 24 Januari 2020. Penggunaan masker guna antisipasi atas terjangkitnya virus Corona. Lehtikuva/Tarmo Lehtosalo via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk. merilis tarif promo untuk tiga destinasi yakni Denpasar, Manado dan Batam hingga 30 persen. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menuturkan tarif promo tersebut dilakukan selama periode tiga hari dimulai pada 10-12 Februari 2020.

    "Kami keluarkan (promo) selama tiga hari dulu untuk melihat respons pasar. Selanjutnya kami evaluasi lagi," katanya, Senin, 10 Februari 2020.

    Dalam situs penjualan tiket resmi Garuda, harga penerbangan dari Jakarta menuju Denpasar untuk keberangkatan pada Senin, 10 Februari 2020 terdapat eco promo seharga Rp 1,2 juta. Tarif tersebut berlaku untuk penerbangan malam pukul 21.45, sedangkan tiket untuk jam penerbangan lainnya masih berada di kisaran Rp 1,7 juta.

    Harga tiket dari Jakarta tujuan Batam untuk penerbangan Senin, 10 Februari 2020 masih berada pada level Rp1,7 juta. Namun untuk kerangkatan pada Selasa, 11 Februari 2020 pukul 06.20, 14.10, dan 16.20 ditawarkan mulai dari Rp 1,2 juta dibandingkan dengan tarif normal pada Rp 1,7 juta. Sementara tiket Jakarta tujuan Manado masih bertengger di angka Rp 3 juta.

    Sebelumnya Kementerian Perhubungan sedang mendiskusikan bersama dengan sejumlah maskapai nasional seperti Garuda Indonesia dan Lion Air untuk menjual tarif tiket pesawat yang lebih murah di wilayah destinasi terdampak oleh kunjungan wisatawan China.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan hal tersebut sudah dirapatkan bersama dengan Kepala Negara. Hasilnya, tiga destinasi, yakni Sulawesi Utara, Kepulauan Riau, dan Bali mengalami penurunan kunjungan wisatawan asal China akibat kebijakan pembatasan penerbangan.

    Pihaknya juga mengupayakan agar wisatawan lokal, termasuk jajaran kementeriannya agar banyak mengadakan aktivitas minimal di tiga tempat itu. Berdasarkan arahan Presiden, sambungnya, dapat dilakukan paket bundling antara tiket dengan hotel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.