Stabilkan Harga, 8,5 Ton Cabai Digerojok ke 6 Pasar di Jakarta

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pedagang tengah memilih cabai rawit yang baru turun di Pasar Induk Keramat Jati, Jakarta, 7 Maret 2017. Harga cabai rawit merah di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai sebesar Rp 150.000 per kilogram hal tersebut menjadi harga cabai rawit merah termahal dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Tempo/Tony Hartawan

    Para pedagang tengah memilih cabai rawit yang baru turun di Pasar Induk Keramat Jati, Jakarta, 7 Maret 2017. Harga cabai rawit merah di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai sebesar Rp 150.000 per kilogram hal tersebut menjadi harga cabai rawit merah termahal dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian menggelontorkan cabai rawit merah dan cabai merah keriting di enam pasar DKI Jakarta untuk menstabilkan harga komoditas tersebut. Operasi pasar untuk komoditas cabai tersebut digelar di pasar induk Kramat Jati dan lima pasar eceran, yaitu Pasar Pondok Labu, Pasar Minggu, Pasar Kramat Jati, Pasar Cijantung dan Pasar Kebayoran Lama.

    "Kami menggelontorkan cabai langsung ke pasar eceran supaya lebih tepat sasaran dan harga jual juga cepat kembali normal," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi di Jakarta, Sabtu, 8 Februari 2020.

    Dalam operasi pasar ini dipasok 7 ton cabai rawit merah ke pasar induk Kramat Jati dengan harga Rp 50.000 per kilogram. Sementara di pasar eceran sebanyak 1,5 ton cabai digelontorkan dengan harga Rp 40.000 per kilogram untuk cabai merah keriting dan Rp 50.000 per kilogram untuk cabai rawit merah.

    Operasi pasar yang gencar dilakukan Kementerian Pertanian melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC) tersebut sebagai upaya menekan harga cabai khususnya di DKI Jakarta dan sekitarnya agar kembali normal. Agung menjelaskan bahwa tentu tidak serta merta harga turun drastis, namun dampak operasi pasar sudah mulai terlihat dan dirasakan.

    Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan Risfaheri menyatakan bahwa harga cabai per Jumat sore lalu sudah berangsur turun. Dari pantauannya, harga cabai rata-rata di Pasar Kramat Jati dari harga Rp 100.000 per kilogram turun menjadi Rp 80.000 per kilogram.

    Adapun harga cabai di Pasar Minggu turun dari harga Rp 100.000 per kilogram menjadi Rp 85.000 per kilogram. "Diharapkan besok harganya terus turun, karena hari ini saja masuk pasokan ke Pasar Induk Kramat Jati sekitar 7,02 ton," kata Risfaheri. Kementerian Pertanian akan terus menggelontorkan cabai ke DKI hingga harga normal dengan mendatangkan cabai dari sentra produksi di luar Jawa.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara