Ke Australia, Jokowi Bahas Investasi dan Kerja Sama Ekonomi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Istana Negara, Jakarta, Kamis 6 Februari 2020. Presiden Jokowi memperingatkan jajarannya agar berhati-hati terhadap munculnya titik api atau hot spot yang bisa memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun ini dan meminta agar semua pihak segera merespons cepat jika terdeteksi adanya hot spot. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Istana Negara, Jakarta, Kamis 6 Februari 2020. Presiden Jokowi memperingatkan jajarannya agar berhati-hati terhadap munculnya titik api atau hot spot yang bisa memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun ini dan meminta agar semua pihak segera merespons cepat jika terdeteksi adanya hot spot. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke Canberra, Australia, Sabtu siang, 8 Februari 2020. Jokowi terbang dari Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, pada pukul 11.30 WITA, setelah ia melakukan kunjungan kerja di Provinsi Kalimantan Selatan.

    Dikutip dari keterangan Kementerian Sekretariat Presiden, selama di Canberra Jokowi akan melakukan dua kegiatan utama, yaitu kunjungan kenegaraan dan menghadiri Annual Leaders Meeting (ALM) yang terakhir dilaksanakan di Bogor pada 31 Agustus 2018 silam.

    Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan kunjungan Jokowi ke Australia ini memiliki arti penting. Antara lain untuk implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) untuk meningkatkan akses pasar Australia dan investasi Australia di Indonesia.

    "Selain itu juga, Presiden Jokowi akan menyampaikan visi kemitraan Indonesia-Australia dalam 30 tahun ke depan di Parlemen Australia dan memperkokoh dukungan Australia terhadap NKRI," kata Heru.

    Heru juga mengatakan bahwa kunjungan ini sekaligus memperkuat kerjasama pembangunan di kawasan Indo-Pasifik dan Pasifik Selatan. Jokowi juga ingin menunjukkan solidaritas atas kebakaran lahan di Australia.

    Rencananya, Jokowi akan langsung kembali ke Indonesia pada Senin, 10 Februari 2020 dan tiba kembali di Jakarta pada malam harinya.

    Dalam penerbangan menuju Australia, Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, dan Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara