Air Mata JB Sumarlin Ketika Ditunjuk Soeharto Jadi Menteri

Reporter

Presiden Soeharto (kiri) berbincang-bincang dengan Ketua BPK J.B. Sumarlin (tengah) dan anggota BPK, Gandhi, pada acara pelantikan ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan jajarannya di Istana Negara, Jakarta, 1993. Dok. TEMPO/ Linda Djalil

TEMPO.CO, Jakarta - Bekas Menteri Keuangan JB Sumarlin meninggal di Rumah Sakit Carolus, Jakarta, Kamis siang, 6 Februari 2020 pukul 14.15 WIB. Buku J.B. Sumarlin: Cabe Rawit yang Lahir di Sawah (2012) mencuplik cerita Sumarlin menangis ketika ditunjuk Presiden Soeharto menjadi Menteri pada 1973.

“Doktor Johannes Baptista Sumarlin, saya minta Anda membantu saya di bidang penertiban administrasi pemerintahan dalam jabatan sebagai Men-PAN. Di samping itu, saya juga meminta agar Saudara menjabat sebagai Wakil Ketua Bappenas.”

Kalimat dari Presiden Soeharto kala menunjuk ekonom yang lebih dikenal dengan nama JB Sumarlin untuk bergabung di Kabinet Pembangunan II pada 1973.

Sumarlin awalnya adalah pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI). Setelah menyelesaikan pendidikan doktoral di University of Pittsburg pada 1968, dia masuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk menjabat Deputi Ketua Bidang Fiskal dan Moneter.

Penunjukannya duduk di kabinet berawal dari telepon Sekretaris Negara Sudharmono pada 25 Maret 1973. Sumarlin dipanggil untuk menghadap Soeharto di Istana Negara pada keesokan harinya.

Setibanya di Istana Negara, dia mendapati banyak orang menerima undangan serupa.

Soeharto kemudian menatap semua mata hadirin untuk meminta kesediaan mereka duduk sebagai menteri dalam Kabinet Pembangunan II. Sumarlin mengaku terkejut dengan permintaan itu.

Mendengar permintaan dari Kepala Negara, air mata Sumarlin menetes. Pipinya basah ketika diminta kesediaannya oleh Presiden Soeharto.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, Bapak Presiden. Dan saya akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” ucap pria kelahiran 7 Desember 1932 ini kepada Soeharto.

Sumarlin mengaku tidak memiliki firasat apa-apa atas keputusan Presiden Soeharto memilihnya sebagai menteri. Jabatan Menteri Penertiban dan Pendayagunaan Aparatur Negara diemban selama dua periode atau hingga 1983.

Kebersamaan Sumarlin dengan Soeharto berlanjut hingga 20 tahun. Pada 1983—1988, dia menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas dilanjutkan dengan posisi sebagai Menteri Keuangan pada 1988—1993.

BISNIS






Terbentuknya Paspampres Bermula dari Evakuasi Soekarno dan Bung Hatta ke Yogyakarta

5 hari lalu

Terbentuknya Paspampres Bermula dari Evakuasi Soekarno dan Bung Hatta ke Yogyakarta

Sudah tahukah Anda sejarah dan asal usul terbantuknya Paspampres, pasukan pengamanan presiden dan wapres?


Begini 7 Tahapan Pengadaan Utang Luar Negeri

6 hari lalu

Begini 7 Tahapan Pengadaan Utang Luar Negeri

Utang luar negeri adalah setiap pembiayaan melalui utang dari pemberi pinjaman yang diikat suatu perjanjian pinjaman dan harus kembali sesuai persyaratan


Sri Mulyani Sebut Kaum Muda Beruntung Saksikan Respons Negara Hadapi Krisis Global

7 hari lalu

Sri Mulyani Sebut Kaum Muda Beruntung Saksikan Respons Negara Hadapi Krisis Global

Dalam kondisi yang serba tak pasti, Sri Mulyani mengatakan generasi muda dapat melihatnya sebagai bekal pada masa mendatang.


Sri Mulyani Ingatkan Ancaman Krisis Pangan dan Energi 2023

7 hari lalu

Sri Mulyani Ingatkan Ancaman Krisis Pangan dan Energi 2023

Sri Mulyani melihat potensi memburuknya perekonomian telah bergeser dari ancaman pandemi ke krisis global.


Pendanaan Transisi Energi, Sri Mulyani Disebut Berperan Penting Agar RI Dapat Bunga Murah

15 hari lalu

Pendanaan Transisi Energi, Sri Mulyani Disebut Berperan Penting Agar RI Dapat Bunga Murah

Sri Mulyani merupakan co-chair Koalisi Menteri Keuangan Dunia untuk Perubahan Iklim, yang namanya telah diperhitungkan dunia.


GWK Tempat Gala Dinner KTT G20 Bali, Kilas Balik Pembangunan Garuda Wisnu Kencana

20 hari lalu

GWK Tempat Gala Dinner KTT G20 Bali, Kilas Balik Pembangunan Garuda Wisnu Kencana

Taman Budaya GWK yang dijadikan lokasi gala dinner para pemimpin G20 di Bali. Disetuji Presiden Soeharto, diresmikan Presiden Jokowi.


Cara Membeli E-meterai dan 10 Langkah Penggunaannya

20 hari lalu

Cara Membeli E-meterai dan 10 Langkah Penggunaannya

Pemerintah telah meluncurkan e-meterai nominal Rp10.000 untuk memudahkan transaksi secara elektronik. Bagaimana cara membeli dan menggunakannya?


Dampak Kondisi Global, Sri Mulyani Ungkap Penyelamat RI untuk Lalui 2023

26 hari lalu

Dampak Kondisi Global, Sri Mulyani Ungkap Penyelamat RI untuk Lalui 2023

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan tantangan ekonomi global saat ini akan berdampak bagi Indonesia pada 2023 mendatang.


Politikus Golkar Menilai Soeharto Layak Dianugerahi Gelar Pahlawan

28 hari lalu

Politikus Golkar Menilai Soeharto Layak Dianugerahi Gelar Pahlawan

Politikus Partai Golkar Gandung Pardiman menilai mantan presiden Soeharto patut dikenang sebagai pahlawan.


Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen, Sri Mulyani: Pemerintah Optimistis, Ada Landasan Objektifnya

30 hari lalu

Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,3 Persen, Sri Mulyani: Pemerintah Optimistis, Ada Landasan Objektifnya

Sri Mulyani mengungkapkan APBN selama ini telah menjadi instrumen countercyclical sekaligus sebagai peredam gejolak.