Soal Surat Korban Jiwasraya, Sri Mulyani Aku Belum ke Kantor

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendatangi Kantor Kementerian Keuangan meminta untuk bisa menemui Menteri Keuangan Sri Mulyani guna menyampaikan tuntutannya. Kamis, 6 Februari 2020. Tempo/ Caesar Akbar

    Puluhan nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendatangi Kantor Kementerian Keuangan meminta untuk bisa menemui Menteri Keuangan Sri Mulyani guna menyampaikan tuntutannya. Kamis, 6 Februari 2020. Tempo/ Caesar Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan belum menerima surat dari para nasabah PT Asuransi Jiwasraya yang pagi tadi menyambangi kantornya. Sri beralasan ia belum sempat ke kantornya di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

    "Aku belum ke sana (kantor)," katanya singkat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020.

    Sebelumnya, puluhan korban gagal bayar Jiwasraya mendatangi Kementerian Keuangan. Mereka ingin bertemu dengan Sri Mulyani.

    Harapan mereka tak dapat terpenuhi lantaran jadwal Sri Mulyani yang padat meski mereka menunggu dua jam sejak sekitar pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

    Mereka sempat disambut seorang pegawai Kementerian Keuangan, Darmawan, di lobi Gedung Juanda Kantor Kementerian Keuangan. Setelah berdiskusi, para nasabah ini memutuskan menulis surat untuk Sri Mulyani.

    "Kami mendapatkan informasi bahwa akan ada surat yang akan disampaikan kepada pimpinan kami, karena itu, kami terbuka menerima surat tersebut. Kami pastikan surat tersebut akan disampaikan kepada pimpinan kami. Tentunya, singkat katanya seperti itu. Kalau ada yang mau disampaikan akan kami catat dan sampaikan kepada pimpinan," tutur Darmawan.

    Para korban akhirnya menyampaikan surat beserta keluh kesah korban terkait ketidakjelasan pembayaran pengembalian dana nasabah Jiwasraya. Mereka ingin pemerintah ikut menggelontorkan dana talangan dan memberikan kepastian kapan dana itu bisa dikembalikan.

    Mereka pun mengatakan bakal kembali lagi ke sana kalau tak juga ada kejelasan soal pembayaran itu. Selepas dari Kementerian Keuangan, mereka akan bertolak ke Otoritas Jasa Keuangan, juga untuk menyampaikan pesan.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.