Dampak Virus Corona, Jateng Geber Promosi Wisata ke Timur Tengah

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puteri mahkota Kerajaan Denmark Mary Elizabeth Donaldson (kedua kanan) mengunjungi candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu, 4 Desember 2019. Saat menjelajahi Candi Borobudur, ia tampil simpel dengan kemeja putih dengan melipat ke atas bagian lengannya dan rok motif batik. Motif bunga-bunga pada rok tersebut didominasi warna pastel dan coklat.  ANTARA/Anis Efizudin

    Puteri mahkota Kerajaan Denmark Mary Elizabeth Donaldson (kedua kanan) mengunjungi candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu, 4 Desember 2019. Saat menjelajahi Candi Borobudur, ia tampil simpel dengan kemeja putih dengan melipat ke atas bagian lengannya dan rok motif batik. Motif bunga-bunga pada rok tersebut didominasi warna pastel dan coklat. ANTARA/Anis Efizudin

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata menggencarkan promosi wisata ke negara-negara di kawasan Timur Tengah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi menurunnya jumlah wisatawan mancanegara akibat penyebaran virus corona di Cina.

    "Wabah Pneumonia Wuhan berpotensi menurunkan angka kunjungan wisatawan mancanegara dari Cina. Padahal, kunjungan wisman dari sana diharapkan dapat mendorong pencapaian target 850 ribu wisatawan yang ditetapkan," kata Kepala Disporapar Jateng Sinoeng Noegroho Rahmadi di Semarang, Kamis 6 Februari 2020.

    Disporapar Jateng pun mulai beralih menggarap promosi wisata di Uni Emirat Arab dan Turki yang selama ini jumlah hanya menyumbang 0,3 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Tengah yang sebanyak 691 ribu wisman. "Ini sekaligus sebagai tolok ukur apakah kegiatan promosi kami berhasil atau tidak," ujar Sinoeng.

    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap wabah virus corona dapat ditangani maksimal enam bulan mendatang agar iklim pariwisata di Jawa Tengah tetap menggeliat. "Saat ini karena awal tahun jadi masih 'low season', semoga pada Mei hingga akhir tahun kondisi wisman naik lagi, terutama dari Tiongkok," katanya.

    Sinoeng menambahkan selama 2019, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Tengah tercatat sebanyak 691 orang. Wisman itu berasal dari Perancis, Belanda, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Tiongkok. Wisatawan Tiongkok sendiri sebanyak 35 ribu orang dan menempatkannya pada peringkat ketujuh wisman yang berkunjung ke Jawa Tengah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.