BPS: PDB per Kapita Indonesia Naik Jadi Rp 161.917 per Hari

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto berbicara kepada wartawan, sesuai pemaparan Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2018, di Kantor Badan Pusat Statistik, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin 29 Juli 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto berbicara kepada wartawan, sesuai pemaparan Indeks Demokrasi Indonesia Tahun 2018, di Kantor Badan Pusat Statistik, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Senin 29 Juli 2019. Tempo/ Fikri Arigi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik atau BPS melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia sepanjang 2019 naik menjadi Rp 59,1 juta per tahun atau sekitar Rp 161.917 per hari. Angka ini naik dari tahun 2018 yang sebesar Rp 56 juta per tahun atau sekitar Rp 153.424 per hari.

    “Jadi ada peningkatan pada PDB per kapita,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.

    Tahun 2018 lalu, PDB per kapita juga mengalami pertumbuhan. Sebab pada 2017, PDB per kapita tahun 2017 tercatat masih di angka Rp 51,9 juta atau Rp 142.191 per hari.

    PDB per kapita ini masih mengalami kenaikan meski ekonomi Indonesia mengalami fluktuasi dalam tiga tahun terakhir. Tahun 2017, ekonomi Indonesia tumbuh 5,07 persen, naik dari tahun 2016 sebelumnya yang hanya 5,03 persen.

    Lalu tahun 2018, ekonomi Indonesia tumbuh 5,17 persen. Seiring dengan itu, PDB per kapita Indonesia juga mengalami peningkatan sebesar Rp 4,1 juta per tahun.

    Hingga pada 2019, ekonomi Indonesia turun 0,15 persen menjadi 5,02 persen. Akan tetapi, seperti data yang dirilis BPS, PDB per kapita Indonesia tetap tumbuh Rp 3,1 juta per tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.