Triawan Munaf Jadi Venture Advisor di East Ventures

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mencicipi kopi dalam kunjungan ke kantor Redaksi TEMPO, Palmerah, Jakarta, 11 Oktober 2017. Bekraf berupaya meningkatkan potensi kopi sebagai gaya hidup di Indonesia. TEMPO/Charisma Adristy

    Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf mencicipi kopi dalam kunjungan ke kantor Redaksi TEMPO, Palmerah, Jakarta, 11 Oktober 2017. Bekraf berupaya meningkatkan potensi kopi sebagai gaya hidup di Indonesia. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta- Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Triawan Munaf resmi menjabat sebagai sebagai Venture Advisor di East Ventures. Co-founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca mengatakan mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif tersebut mempunyai nilai yang sama dengan East Venture dalam meningkatkan ekonomi digital di Tanah Air.

     “Ekonomi kreatif Indonesia mencapai titik tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara, dan tim Bekraf meletakkan dasar yang kuat untuk 16 pilar ekonomi kreatif Indonesia. Bersama-sama, kami ingin bergerak lebih cepat dalam mengembangkan ekonomi digital Indonesia dengan memanfaatkan pengalaman dan kemampuan Pak Triawan dalam eksekusi, ” kata Wilson seperti dikutip dari kr-asia.com, Selasa, 4 Februari 2020.

    Adapun tugas Triawan Munaf di East Venture akan membantu modal ventura tersebut menggali potensi terbaik dari perusahaan-perusahaan Indonesia dan mengembangkan bisnis ke tingkat regional.

    Sebagaimana diketahui, Triawan Munaf sempat menjabat Kepala Bekraf periode 2015-2019. Saat ini, Triawan bertugas sebagai Penasihat Kehormatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

    Bekraf didirikan pada tahun 2015 selama masa jabatan pertama Presiden Joko Widodo. Badan ini berfungsi sebagai lembaga tingkat menteri untuk membantu presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan menyinkronkan kebijakan di sektor ekonomi kreatif. 

    Triawan Munaf menyelesaikan masa jabatannya pada Oktober 2019, dengan berakhirnya kabinet pertama Presiden Widodo. Selama masa jabatannya yang kedua, presiden menggabungkan Bekraf dengan kementerian pariwisata untuk membentuk kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif.

    Selama masa tugasnya di Bekraf, Triawan meluncurkan beberapa inisiatif dan program yang bertujuan mempromosikan talenta digital negara tersebut, termasuk Bekraf Developer Day. Rangkaian konferensi tahunan pengembang aplikasi yang menggaet lebih dari 16 ribu developer muda Indonesia. Kemudian ia juga membuat Bekraf Game Prime untuk penggemar game Indonesia, dan Piala Presiden  Esports yang merupakan turnamen e-sports nasional pertama di Tanah Air.

    Kemudian Triawan Munaf juga meluncurkan serangkaian pelatihan startup dan program mentoring seperti GoStartup, Coding Mum, dan program inkubasi di bawah Bekraf.

    Terlepas dari perannya di Bekraf, Triawan Munaf juga seorang pengusaha dan mantan musisi. Dia baru-baru ini ditunjuk sebagai  Komisaris Utama maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia.

    EKO WAHYUDI l KR ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara