BPTJ Targetkan MRT Tangerang Selatan Dibangun 2022

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Evakuasi penumpang kereta moda raya terpadu (MRT) saat terjadinya pemadaman listrik massal di Jakarta, Ahad siang, 4 Agustus 2019.  Saat mati lampu, empat gerbong MRT sempat tertahan di bawah tanah. MRT Jakarta

    Evakuasi penumpang kereta moda raya terpadu (MRT) saat terjadinya pemadaman listrik massal di Jakarta, Ahad siang, 4 Agustus 2019. Saat mati lampu, empat gerbong MRT sempat tertahan di bawah tanah. MRT Jakarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menargetkan pembangunan moda raya terpadu (MRT) Tangerang Selatan (Tangsel) dapat dimulai pada 2022.

    Direktur Prasarana BPTJ Edi Nursalam mengaku masih berupaya mengusulkan agar proyek MRT Tangsel masuk ke dalam proyek strategis nasional (PSN). Tahapannya, tahun ini akan ada studi mengenai outline business case (OBC).

    "Mudah-mudahan tahun depan kami bisa lakukan FS (feasibility study) sama DED (detail enginering design), final business case nanti untuk KPBU. Setelah rangkaian studi tersebut selesai dan berjalan dengan lancar, maka proses selanjutnya adalah pelelangan dan awal konstruksi yang ditargetkan pada 2022," kata Edi, Selasa, 4 Februari 2020.

    Dia menambahkan rangkaian studi ini dilakukan guna mengukur ketertarikan swasta dalam proyek yang diperkirakan menelan biaya hingga Rp 20 triliun. Melalui studi OBC akan diketahui proyek MRT tersebut menguntungkan atau tidaknya.

    Menurutnya, tahun depan atau pada 2021 sudah bisa melakukan proses lelang. Terlebih lama waktu pelaksanaan DED hanya sekitar enam bulan.

    Pembangunan jalur atau trase, dilakukan bersamaan dengan DED yang dilakukan pada 2021. Setelah hasil studi trase tersebut selesai, baru dapat dilelangkan.

    Edi menuturkan FS yang dilakukan oleh PT MRT Jakarta baru berupa indikasi trayek dan perlu pengembangan lebih lanjut.

    Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengestimasikan biaya pembangunan MRT tersebut mencapai Rp 20 triliun untuk jalur sepanjang 20 kilometer.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara